Minggu, 12 April 2026

Pilgub Jabar

Haris Yuliana : Gubernur Jabar 2018-2023 Akan Sulit Mengimbangi Prestasi Aher

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Haris Yuliana, mengatakan tugas sangat berat akan dipikul oleh Gubernur Jawa Barat masa . . .

ISTIMEWA/TRIBUN JABAR
Haris Yuliana, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Haris Yuliana, mengatakan tugas sangat berat akan dipikul oleh Gubernur Jawa Barat masa depan yang akan menggantikan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada 2018.

Sebab, kata Haris, tugas berat ini akan menjadi tuntutan masyarakat kepada gubernur barunya untuk mengimbangi, bahkan melampaui kesuksesan kepemimpinan Ahmad Heryawan selama 10 tahun memimpin Jawa Barat.

"Bisa kita lihat sendiri, kemajuan dan pembangunan di Jawa Barat pada 10 tahun terakhir ini terlihat jelas. Terutama aspek infrastruktur, birokrasi, dan pendidikan," kata Haris seusai menghadiri Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-72 Jawa Barat di Gedung DPRD Jabar, Sabtu (19/8/2017).

Baca: Terkuak! Inilah Sosok Wanita yang Diduga Telah Dinikahi Siri oleh Opick, Netter: Nafsu Belaka Itu

Di bawah kepemimpinan Ahmad Heryawan, katanya, Jawa Barat meraih 234 penghargaan sejak 2008. Termasuk di antaranya penghargaan bergengsi yang menunjukkan kinerja prima Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang diterima dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Badan Pemeriksa Keuangan, dan Kementerian Dalam Negeri.

"Istilahnya, yang melanjutkan kepemimpinan Pak Aher harus mempertahankan prestasi-prestasi tersebut. Kalau yang masih bisa ditingkatkan, bisa melampauinya. Fondasi-fondasi yang telah dikerjakan harus dilanjutkan, dan itu tentu saja tidak mudah," katanya.


Kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, katanya, jarang terdengar gaungnya di media massa, namun memberikan manfaat yang nyata kepada masyarakatnya. Hal ini terus dilakukan untuk mewujudkan masyarakat Jawa Barat yang sejahtera dan sebagai provinsi termaju di Indonesia.

Berbagai penghargaan dan prestasi yang diraih Jawa Barat, katanya, bukan berarti menghapuskan beberapa tugas lainnya yang masih harus dilakukan. Alih kelola SMK dan SMA dari tangan pemerintah kota dan kabupaten ke pangkuan Pemerintah Provinsi Jabar, katanya, harus dibenahi.

"Jangan sampai ada masalah lagi di SMA karena sudah Provinsi yang kelola. Semua harus jadi lebih baik menjelang bonus demografi indonesia pada 2022, yakni warga usia produktif jumlahnya akan menjadi yang paling banyak. Makanya kita harus persiapkan SDM-SDM hebat dari sekarang," katanya.

Pembangunan sejumlah tol yang masih dilakukan, katanya, harus dikebut. Seperti Cisumdawu, Soroja, dan Bocimi. Selain itu, pembangunan Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) dan Pelabuhan Patimban pun harus diselesaikan secepatnya demi mengimbangi pertumbuhan ekonomi. (*/Adv)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved