Terlambat Masuk Kerja, Gadis 15 Tahun Dihukum Lalu Meninggal
Ketika terlambat masuk kerja, manajernya menyuruh Fei untuk melakukan skot jump sebanyak 100 kali.
TRIBUNJABAR.CO.ID, CINA - Seorang remaja tewas setelah disuruh melakukan skot jump sebanyak 100 kali oleh manajernya.
Kejadian nahas itu terjadi pada gadis bernama Xio Fei yang bersal dari Zhongshan, Cina, pada Juli 2017.
Fei bekerja di sebuah agen perumahan bernama, Sunny Garden.
Ketika terlambat masuk kerja, manajernya menyuruh Fei untuk melakukan skot jump sebanyak 100 kali.
Diduga Akan Bercerai, Shandy Aulia Ternyata Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Rumah Tangganya https://t.co/RWrDe7Zilq via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 18, 2017
Gadis 15 tahun itu langsung merasa badannya sakit setelah melakukan hukuman itu.
Ayah Fei, Jiang, mengungkapkan Fei sempat mengeluh dirinya tidak enak badan setelah pulang kerja.
Fei mengatakan pada ayahnya, dirinya telah mendapatkan hukuman skot jump 100 kali di pagi hari.
"Putriku merasa tidak baik setelah itu, dan kemudian membeli obat-obatan. Tapi setelah itu dia tidak bisa menggerakkan kakinya," ungkap Jiang seperti dikutip dari Metro.co.uk, Kamis (17/8/2017).
Ibu Fei mengatakan putrinya juga tidak bisa mengangkat kedua tangannya dan kemudian tidak sadarkan diri.
Setelah mendapatkan perawatan intensif selama sepekan di rumah sakit, Fei meninggal akhirnya pada 7 Agustus 2017 lalu.
Pihak rumah sakit melaporkan bahwa Fei meninggal akibat kegagalan pernapasan.
Dalam catatan dokter, Xiao Fei didiagnosis dengan penyakit langka, Sindrom Guillain–Barre namun tidak diketahui apakah itu didapatkannya usai melakukan skot jump.
Jadi Anggota Paskibra, Siapa Sangka Ternyata Gadis Cantik Ini Anak Artis Terkenal Lho. Intip Yuk! https://t.co/KDZ1K0Di0T via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 18, 2017
Sindrom Guillain-Barre merupakan sindrom yang dapat menyebabkan mati rasa, nyeri dan kelemahan otot.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/xio-fei_20170818_211753.jpg)