Selasa, 28 April 2026

Terlambat Masuk Kerja, Gadis 15 Tahun Dihukum Lalu Meninggal

Ketika terlambat masuk kerja, manajernya menyuruh Fei untuk melakukan skot jump sebanyak 100 kali.

Metro.co.uk
Xio Fei 

TRIBUNJABAR.CO.ID, CINA - Seorang remaja tewas setelah disuruh melakukan skot jump sebanyak 100 kali oleh manajernya.

Kejadian nahas itu terjadi pada gadis bernama Xio Fei yang bersal dari Zhongshan, Cina, pada Juli 2017.

Fei bekerja di sebuah agen perumahan bernama, Sunny Garden.

Ketika terlambat masuk kerja, manajernya menyuruh Fei untuk melakukan skot jump sebanyak 100 kali.


Gadis 15 tahun itu langsung merasa badannya sakit setelah melakukan hukuman itu.

Ayah Fei, Jiang, mengungkapkan Fei sempat mengeluh dirinya tidak enak badan setelah pulang kerja.

Xiao Fei yang bekerja di Sunny Garden. (Metro.co.uk).
Xiao Fei yang bekerja di Sunny Garden. (Metro.co.uk). ()

Fei mengatakan pada ayahnya, dirinya telah mendapatkan hukuman skot jump 100 kali di pagi hari.

"Putriku merasa tidak baik setelah itu, dan kemudian membeli obat-obatan. Tapi setelah itu dia tidak bisa menggerakkan kakinya," ungkap Jiang seperti dikutip dari Metro.co.uk, Kamis (17/8/2017).

Ibu Fei mengatakan putrinya juga tidak bisa mengangkat kedua tangannya dan kemudian tidak sadarkan diri.

Setelah mendapatkan perawatan intensif selama sepekan di rumah sakit, Fei meninggal akhirnya pada 7 Agustus 2017 lalu.

Pihak rumah sakit melaporkan bahwa Fei meninggal akibat kegagalan pernapasan.

Dalam catatan dokter, Xiao Fei didiagnosis dengan penyakit langka, Sindrom Guillain–Barre namun tidak diketahui apakah itu didapatkannya usai melakukan skot jump.


Sindrom Guillain-Barre merupakan sindrom yang dapat menyebabkan mati rasa, nyeri dan kelemahan otot.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved