Pedagang Perlengkapan Ospek Keluhkan Omzet Turun Hingga 90 Persen
Pedagang perlengkapan orientasi mahasiswa baru keluhkan turunnya omzet penjualan tahun ini.
Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Laporan wartawan Tribun Jabar, Seli Andina
TRIBUNJABAR.CO.ID, SUMEDANG - Pedagang perlengkapan orientasi mahasiswa baru keluhkan turunnya omzet penjualan tahun ini.
Omzet penjualan perlengkapan orientasi mahasiswa baru turun hingga mencapai 90 persen.
Hal tersebut dikemukakan Surya Wibawa (35), pedagang perlengkapan orientasi mahasiswa baru, ketika ditemui TribunJabar.co.id di gerbang lama kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, Rabu (16/8/2017).
"Bukan menurun lagi, terjun bebas tahun ini mah. Jauh sekali dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," ujar Surya Wibawa.
Menurut Surya Wibawa, pada tahun-tahun sebelumnya, dalam sehari, para penjual perlengkapan orientasi dapat mengantongi omzet antara Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu.
Anak Sudah Tiga, Sheila Marcia Kepergok Ciuman di Tempat Ini. Netizen: Tobat Lagi Say https://t.co/WmUxdyztNc via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 16, 2017
Namun tahun ini, omzet penjualan menurun drastis hingga 90 persen.
Dalam sehari, omset yang didapat pedagang dari penjualan perlengkapan orientasi mahasiswa baru hanya sekira Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu saja.
"Sudah dari Jumat kemarin seperti ini," ujar Surya Wibawa.
Bila keadaan seperti ini berlanjut, menurut Surya Wibawa, para pedagang terpaksa menutupi biaya penjualan dengan tabungan pribadi.
