Selasa, 7 April 2026

Brievenbus, Kotak Pos Zaman Kolonial Belanda, Terbuat dari Cor Besi

Saat pemerintahan kolonial Belanda, kotak surat itu pernah digunakan untuk umum di Semarang pada 1850 dan Surabaya pada 1864.

Penulis: Yongky Yulius | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Yongky Yulius
Replika Kotak Surat Brievenbus di World Stamp Exhibition 2017 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Tingginya kurang lebih satu setengah meter, warnanya cokelat kemerah-merahan.

Terdapat beberapa ukiran berbentuk bulat di tengahnya. Sekilas, benda bertuliskan "Brievenbus" yang dipamerkan di acara World Stamp Exhibition 2017 di Trans Convention Centre, Bandung itu mirip sebuah lemari.

Ternyata benda tersebut merupakan kotak pos atau kotak surat.


"Itu adalah replika kotak pos yang dulu digunakan Belanda di Indonesia," ujar seorang panitia World Stamp Exhibition, kepada Tribun Jabar, Minggu (6/7/2017).

Saat pemerintahan kolonial Belanda, kotak surat itu pernah digunakan untuk umum di Semarang pada 1850 dan Surabaya pada 1864.

Tulisan Brievenbus pada kotak surat itu berarti bis surat. Pada zamannya, surat pada kotak pos Brievenbus diambil sehari tiga kali. Kotak surat Brievenbus yang asli terbuat dari besi cor.


Mobil Antik Jerman Kendaraan Operasional Pos

Pada World Stamp Exhibition 2017 ini tak hanya memamerkan koleksi perangko antik dari berbagai negara, namun juga memamerkan mobil antik.

Mobil antik itu dipajang sebelum pintu masuk ke ruangan pameran perangko. Bodi mobil tersebut berwarna kuning dan ukurannya kecil. Sementara, velg-nya berwarna perak.

Warna bodi dan velg-nya pun masih mengkilat. Selain itu, mobil tersebut juga memiliki lampu depan berbentuk bulat berukuran kecil, dan memiliki kaca depan yang lebar.


Tidak ada yang menyangka, ternyata mobil berukuran kecil tersebut berasal dari Jerman.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved