Senin, 27 April 2026

Mau Jadi Orang Tua Asuh Harimau Benggala? Siapkan Rp 30 juta

Untuk menjadi orang tua asuh Harimau Benggala Kebun Binatang Bandung memang mudah, jika Anda memiliki uang.

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Tribun Jabar/Theofilus Richard
Dua anak harimau benggala yang dirawat Kebun Binatang Bandung, Rabu (2/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG – Untuk menjadi orang tua asuh Harimau Benggala Kebun Binatang Bandung memang mudah, jika Anda memiliki uang.

Marketing Communication Kebun Binatang Bandung, Sulhan Syafii, mensyaratkan kemampuan finansial yang sangat baik untuk menjadi orang tua asuh kedua Harimau Benggala yang ada di Kebun Binatang Bandung.

“Kalau ada yang datang jadi bapak asuh, saya tanya akang siapa. Kalau buat dia sendiri repot kan gimana mau melihara satwa? Jadi gitu, jangan sampai kita tertipu, kita hati-hati untuk hal ini,” ujar Sulhan Syafii kepada Tribun Jabar di Kantor Kebun Binatang Bandung, Jumat (4/8/2017).

Nantinya orang tua asuh harus menanggung biaya pakan, susu kaleng, dan vaksin untuk Harimau Benggala asuhannya.

Susu kaleng yang akan dikonsumsi Harimau Benggala diimpor khusus dari Australia, seharga Rp 400 ribu per kaleng yang akan habis dalam waktu satu minggu.

Setelah tiga bulan, Harimau Benggala pun akan diberikan vaksin pure vack untuk kesehatannya.

“Kalau dirupiahin hampir Rp 30 juta (dalam satu tahun),” kata Sulhan Syafii.


Baginya, nominal tersebut bukan nominal yang besar bagi orang-orang yang memiliki kemampuan finansial di atas rata-rata.

Tetapi baginya, yang tidak kalah pentingnya adalah kasih sayang kepada hewan dan komitmen pada Harimau Benggala yang diasuhnya.

Sebelum mendapat hak asuh secara eksklusif, calon orang tua asuh harus melalui tahap wawancara terlebih dahulu untuk mengetahui identitas dan mengukur komitmen calon orang tua asuh.

“Kita kan perlu tahu alamat, hobi apa, kenapa mau jadi orang tua asuh, sanggup nggak membiayainya, ke depan mau support apa lagi untuk kebun binatang kita,”  kata Sulhan Syafii.

Nantinya, selain menanggung biaya kebutuhan Harimau Benggala asuhannya, orang tua asuh memiliki hak eksklusif untuk bertemu dengan harimau asuhannya kapanpun dia mau.

Orang tua asuh juga memiliki hak untuk memberikan nama pada Harimau Benggala asuhannya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved