Jumat, 22 Mei 2026

Mengenal Pesawat Tempur Buatan Rusia Yang Kini Terparkir Di ITB

Memiliki panjang sekira 20 meter dan lebar 15 meter, pesawat tempur MiG-21 buatan Rusia terpakir di hanggar Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB.

Tayang:
Penulis: Rezeqi Hardam Saputro | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
TRIBUNJABAR.CO.ID/REZEQI HARDAM SAPUTRO
Pesawat tempur MiG-21 buatan Rusia yang kini jadi alat peraga keilmuan di FTMD ITB Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Rezeqi Hardam Saputro

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Memiliki panjang sekira 20 meter dan lebar 15 meter, pesawat tempur MiG-21 buatan Rusia terpakir di hanggar Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB).

Berdasarkan keterangan Kepala Program Studi Aeronotika, Dr Ir Toto Indriyanto, pesawat ini dihibahkan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara.

"Jadi sekira tahun 1973 pesawat ini diberikan kepada ITB untuk dipelajari dalam berbagai mata kuliah di FTMD," ujar Toto kepada wartawan TribunJabar.co.id di Gedung FTMD ITB, Kamis, (3/8/2017).

Namun Toto mengatakan ITB baru dapat menerima peswat tempur bernomor 2158 ini pada tahun 1998.

ITB, lanjut Toto, baru benar-benar berfungsi dan diparkirkan di ITB setalah ITB menyiapkan sebuah laboraturium yang memadai.


Toto juga mengatakan sebelum sampai di ITB, pesawat ini terlebih dahulu diperbaiki oleh pihak TNI AU.

"Sebelum sampai di ITB, pesawat ini diperbaiki dahulu semisal dicat ulang, namun tidak bisa dinyalakan karena mesinnya diambil," ujar Toto.

Toto juga mengatakan mahasiswa jurusan Program Studi Aeronotika banyak mempelajari mengenai desain pesawat, sistem hidrolik pada pesawat, dan aeordinamika.

Sedangakan mesin pesawat, kata Toto, banyak dipelajari oleh mahasiswa dari jurisan teknik mesin.

"Jika diminta buat pesawat, mahasiswa-mahasiswa kami mampu membuatnya," ujar Toto.

Pantauan TribunJabar.co.id mendapatkan bodi pesawat tempur MiG-21 telah dicat ulang berwarna biru, putih, dan abu-abu.

Pada bodi depan pesawat tertulis Iron Bird untuk sistem dasar pesawat yang mencakup kendali hidro mekanikal, sistem elektrik, sistem roda pendarat, sistem propulsi, dan sistem avionika.

Toto juga mengatakan pesawat tempur berbahan almunium ini masih asli, tidak ada yang diubah sedikit pun.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved