Kamis, 23 April 2026

Sungai Cikijing di Rancaekek Tercemar Sejak 1990, Sebelumnya Banyak Ikan

Abun dan warga kampung Ciherang lainnya mencurigai air sungai berubah menjadi hitam dan berbau menyengat karena banyak . . .

Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/Seli Andina Miranti
Abun (kiri) dan petani lainnya sedang membersihkan sampah yang menghambat aliran air di Sungai Cikijing yang tercemar, Selasa (1/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Sungai Cikijing yang melintasi kampung Ciherang, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, diduga tercemar limbah pabrik di sekitar Rancaekek.

Air sungai menjadi berwarna hitam dan kental juga bau tak sedap menyengat bila berada di dekat sungai.

Menurut warga kampung Ciherang, keadaan sungai yang menghitam sudah terjadi sejak lama.

Hal tersebut diungkapkan Abun (60), petani yang tinggal di dekat sungai Cikijing, ketika ditemui Tribun Jabar di pinggir sungai Cikijing, Selasa (1/8/2017).


"(air sungai) Mulai berubah menghitam sejak 1990 lalu, sejak pabrik-pabrik mulai beroperasi saja," ujar Abun.

Abun dan warga kampung Ciherang lainnya mencurigai air sungai berubah menjadi hitam dan berbau menyengat karena banyak pabrik nakal yang membuang limbah ke sungai.

Menurutnya, keadaan air sungai yang berubah menjadi hitam tidak mungkin karena faktor alam.

Menurut Abun, sebelum tahun 1990-an sungai itu banyak ikan, ular, dan belut.

Namun kini tidak ada satu pun hewan yang sanggup hidup di sungai tersebut.


"Kita coba mujaer saja, hanya kuat berapa lama lalu mati," ujar Abun.

Abun mengaku sedih dengan kondisi tersebut, namun, menurutnya, masyarakay kecil tidak dapat berbuat banyak.

Warga desa bahkan sudah sering melaporkan hal tersebut sampai tingkat kabupaten namun tidak juga ada perubahan. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved