Suami Istri Ini Tega Melelang Bayinya yang Baru Dilahirkan, Setelah Terjual Ini yang Terjadi
Pasangan yang melelang bayinya itu sempat menerima tawaran dari tiga keluarga di sekitar . . .
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ruth Vania
TRIBUNJABAR.CO.ID, YANGZHOU - Seorang perempuan di Tiongkok melelang anak keempatnya senilai nyaris Rp 300 juta lantaran mengalami kesulitan uang.
Mo Jicheng (31), asal Yangzhou, Tiongkok, ditangkap otoritas setempat usai menjual anaknya seharga 140 ribu yuan Tiongkok atau Rp 278 juta melalui aplikasi pengirim pesan singkat QQ.
Ia dan suaminya melelang bayi mereka yang baru lahir itu dan memasang harga awal sebesar 40 ribu yuan atau Rp 80 juta untuk si jabang bayi sebagai biaya perawatan gizi.
Pasangan itu sempat menerima tawaran dari tiga keluarga di sekitar Changzhou dan Yancheng.
Bayi ini Lahir dalam Kondisi 'Hamil', yang Ada di Dalam Perutnya Bikin Dokter Syok https://t.co/BFmL487Ryq via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 1, 2017
Namun, akhirnya Jicheng dan suami menyerahkan bayi mereka ke sepasang suami istri di Shanghai yang bersedia membayar 140 ribu yuan.
Usai ditangkap polisi dan diperiksa, Jicheng mengaku keluarganya sedang mengalami masalah finansial.
Hal itu sebenarnya sudah dialami sejak sebelum Jicheng mengetahui bahwa dirinya mengandung anak keempat.
Ternyata Begini Sosok Khamim, Si Pejalan Kaki Pekalongan - Mekkah saat Masih Kecil https://t.co/tpUHsZe5Z2 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 1, 2017
Awalnya, Jicheng menawarkan bayinya di QQ untuk diadopsi dan keluarga yang tertarik bisa membayar biaya perawatan gizinya sebesar 40 ribu yuan.
Akan tetapi, setelah Jicheng dan suaminya mendapatkan tawaran dari pasangan suami istri yang mau membayar lebih, bayi tersebut akhirnya dilepas ke pasangan itu.
Di Tiongkok, praktik penjualan anak memang marak terjadi, yang biasanya dilakukan dengan dalih menawarkan anak untuk diadopsi.
Jarang Muncul, Siapa Sangka Artis Cantik Ini Telah Bertransfromasi Jadi Hot Mama https://t.co/ETob80aM2w via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 1, 2017
QQ menjadi sarana yang kerap digunakan untuk para pelaku perdagangan anak ini.
Prosedur legal untuk adopsi di Tiongkok yang panjang membuat penawaran-penawaran adopsi di QQ menjadi opsi terbaik bagi keluarga-keluarga yang malas mengikuti regulasi yang berlaku. (Shanghaiist)
Berita ini telah dipublikasikan di Tribunnews.com dengan judul : Alami Kesulitan Uang, Perempuan Ini Lelang Anak Keempatnya Nyaris Rp 300 Juta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/bayi-dalam-pangkuan-seorang-dokter_20160129_234047.jpg)