Bobotoh Meninggal
Semasa Hidupnya Almarhum Ricko Andrean Dikenal Dengan Sebutan Bule
Ricko Andrean Maulana merupakan anak bungsu dari pasangan berdarah minang almarhum Upik Putih dan Amir Hasan Tege.
Penulis: Wanti Puspa Gustiningsih | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Laporan wartawan Tribun Jabar, Wanti Puspa
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Mata cokelat muda, hidung mancung, rambut sedikit pirang, kulit putih juga postur badan yang tinggi.
Itulah alasan mengapa semasa hidupnya almarhum Ricko Andrean Maulana (22) dikenal dengan sebutan "bule" oleh rekannya.
Panggilan bule ini bermula ketika almarhum duduk di kelas 4 Sekolah Dasar (SD) Cicadas 21, Bandung.
Saat itu teman pria satu kelasnya mencetuskan nama khusus sesuai dengan kepribadiannya.
Melihat perawakan almarhum yang paling putih di antara rekan pria lainnya, maka ia dipanggil "bule".
Waduh! Kemarin di Motor,Sekarang Ada Pria Telanjang di Kereta Ngaku Dirinya dari 'Dunia Video Game' https://t.co/VqomMqiNz6 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 29, 2017
"Ketika itu cowoknya cuma sedikit, bule dikasih dari anak-anak cowok. Mereka suka punya nama panggilan lain, atau ledekan gitu. Kan kalau Ricko kulitnya paling putih, matanya cokelat muda kaya bule," ujar Afifah Ruwaidah (22) rekan satu kelas almarhum, kepada TribunJabar.co.id di rumah duka, Jalan Tamim Abdul Syukur, Jembar, Cicadas, Kamis (27/7/2017) sore.
Panggilan bule yang diterima almarhum terbawa hingga beranjak dewasa bahkan di lingkungan rumahnya.
Hal itu pun dibenarkan oleh Susilawati (38), kakak kedua almarhum.
Ricko Andrean Maulana merupakan adik Susilawati yang paling berbeda.
"Dia paling beda, paling putih, matanya cokelat muda, hidungnya mancung, dan paling tinggi dibanding kakak-kakak nya yang lain. Terutama beda dari kakak cowonya," ujar Susilawati sambil mengingat almarhum.
Ricko Andrean Maulana merupakan anak bungsu dari pasangan berdarah minang almarhum Upik Putih dan Amir Hasan Tege.
Meski kedua orangtuanya asli Pariaman, Padang namun almarhum Ricko lahir dan besar di Bandung.
Ricko Andrean Maulana telah lama ditinggal oleh kedua orang tuanya sejak 2010.
Ketika usia 15 tahun almarhum telah ditinggal oleh sang ibu Upik Putih.
Selang dua tahun, yaitu tahun 2012, ayahnya Amir Hasan Tege menyusul kepergian alamarhum ibunya.
Sejak itulah Almarhum Ricko Andrean Maulana hanya tinggal bersama kakak keduanya Susilawati dan kakak keenamnya di rumah pemberian almarhum orangtua mereka, sedangkan kelima kakaknya yang lain tinggal di daerah yang berbeda.
Ricko Andrean Maulana merupakan korban pemukulan salah sasaran oleh oknum supporter sepak bola ketika Persib Bandung tanding melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Sabtu (22/7/2017).
Setelah menjalani perawatan intensif selama lima hari di Rumah Sakit Santo Yusuf, Bandung, Ricko Andrean Maulana mengembuskan nafas terakhirnya pada Kamis (27/7/2017) sekira pukul 10.10 WIB.
Jenazah almarhum dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikutra, Bandung di sebelah pusara kedua orangtuanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ricko-andrean_20170727_151807.jpg)