HUT Kemerdekaan RI
Kisah Abah Salimin, Penjual Bendera yang Namanya Viral Pernah Dirampok
Pasangan lansia ini berdagang di atas trotoar Jalan Surapati Bandung, tepatnya di depan. . .
Penulis: Ery Chandra | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Nama Abah Salimin dan Mak Oci jadi viral di media sosial.
Pasangan lansia ini berdagang di atas trotoar Jalan Surapati Bandung, tepatnya di depan Wisma Badan Kepegawaian Negara (BKN) sejak tanggal 16 Juli 2017.
Tak disangka dua hari menjadi banyak perbincangan netizen, bendera yang dijualnya lantas ludes diborong Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, Jumat (28/7/2017).
Tahukah Anda, dibalik kisahnya yang viral tersebut Abah Salimin juga ternyata pernah mengalami pengalaman yang pahit, yakni dicurangi oleh pembeli.
Sempat Kontroversial, Mantan Arumi Bachsin Ini Penampilannya Kian Mencengangkan! https://t.co/owqaLwSWZx via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 28, 2017
Cucu Abah Salimin (94), Aldi Winaldi (19) menceritakan kisah miris dialami kakeknya saat berjualan bendera usai melakukan transaksi dengan pembeli benderanya dua tahun silam.
Abah Salimin harus kehilangan uang sebesar Rp 1,5 juta.
Bendera yang di beli itu satu setengah meter dengan harga Rp 40 ribu.
"Ada pembeli terus memberikan uang Rp 100 ribu membeli bendera satu. Pas mau kembalikan uangnya. Abah uangnya di buka semua. Abah di dorong, uangnya di ambil semua," kata Aldi Winaldi kepada Tribun Jabar, Jalan Surapati Nomor 10, Kota Bandung, Jumat (28/7/2017).
Aldi mengungkapkan sebelum peristiwa tersebut bapaknya sempat mengingatkan Abah Salimin.
Kisah Mistis Warga Cicadas Bandung, Sebelum Apartemen Tempat Kakak Adik Bunuh Diri itu Dibangun https://t.co/XW4POrkFni via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 28, 2017
"Bapak saya mengingatkan uang di titip saja di Garut. Abah bilang tidak apa-apa. Setelah kejadian bilang ke bapak ada uang di ambil," ujar Aldi yang berjualan bendera itu.
Aldi menjelaskan orang itu sempat mengobrol dengan kakeknya. "Jualan sama siapa kek?
"Kemana kek istri, kakek bilang tidak tahu. Tak lama langsung mendorong kakek," ungkap Aldi.
Kejadian tersebut terjadi pada tahun 2015 silam saat Abah Salimin berjualan menjelang bulan Agustus.
"Waktu itu tidak tahu pasti ciri-cirinya, ada dua orang pakai helm dengan naik motor bebek biasa," kata Aldi yang mulai berjualan dari SMP tetsebut.
Pasukan Beranggotakan Perempuan-perempuan Cantik Ini Paling Ditakuti ISIS https://t.co/1ZQlRbUz6Y via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 28, 2017
Lebih lanjut, Aldi menjelaskan Kakeknya memberikan pesan agar lebih berhati-hati dalam mengeluarkan uang.
"Mengasih pesan hati-hati setiap orang tidak sama. Apalagi kalau mau mengeluarkan uang jangan semua apalagi sendiri, takut kejadian sama kakek terulang lagi," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/abah-salimin-dan-mak-oci_20170725_112808.jpg)