Soal Redominasi, Ini Kata presdir BNP

Rencana pemerintan melakukan penyederhanaan nilai mata uang rupiah atau redominasi mendapat. . .

Penulis: Siti Fatimah | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribun Jabar/Siti Fatimah
Presiden Direktur Bank BNP Hideki Nakamura 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Rencana pemerintan melakukan penyederhanaan nilai mata uang rupiah atau redominasi mendapat berbagai tanggapan.

Salah satunya dari Presiden Direktur Bank Nusantara Parahyangan Tbk (BNP) Hideki Nakamura.

"Redenominasi rupiah merupakan penyederhanaan pecahan mata uang rupiah menjadi pecahan yang lebih sedikit, tanpa mengurangi nilainya, hal ini harus disikapi dengan hati-hati khususnya bagi kami yang bergerak dalam bidang perbankan," kata Hideki disela acara Temu Wicara Presiden Direktur Bank BNP, di Hotel Luxton Bandung, Selasa (25/7/2017) malam.

Menurutnya, rencana tersebut bisa lebih mengefisienkan transaksi keuangan perbankan. Karena pemotongan tiga digit akan lebih efisien daripada angka besar.


Meski begitu, pemerintah sebelum menerapkan redoninasi harus lebih gencar dalam melakukan sosialisasi terlebih pada masyarakat awam termasuk kepada pedagang kecil.

"Mereka akan cukup kesulitan bila tidak ada sosialisasi yang gencar, karena mereka terbiasa menggunakan pecahan besar. Untuk pengembaliannya seperti apa, ini harus benar-benar dipahami," katanya.

Untuk itulah, pihaknya menyarankan agar program redenominasi ini berlangsung optimal pihaknya menyarankan ada masa transansisi selama beberapa tahun untuk mengevaluasi keberhasilan penerapan program ini.


"Kami dari BNP akan mendukung program-program pemerintah yang positif termasuk redominasi ini, kami siap menyukseskan apabila telah resmi ditetapkan," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved