Beras Maknyuss di Purwakarta Tak Selaku Beras Lokal
"Dijual Rp 65 ribu per 5 kg. Seingat saya, saya jual sekitar tahun lalu. Ada dari distributornya yang drop di sini," kata Ahmad di tokonya.
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Ravianto
Laporan wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.CO.ID, PURWAKARTA - Meski menuai polemik, sejumlah pedagang di Pasar Purwakarta masih menjual beras merek Maknyuss.
Seperti diketahui, Mabes Polri sempat menggeledah gudang beras merek tersebut di Bekasi belum lama ini.
Pantauan Tribun di Pasar Simpang Jalan Kapten Halim, Purwakarta Selasa (25/7), sejumlah pedagang beras masih menyimpan beras Maknyuss di etalase mereka bersama beras-beras lokal lainnya.
Beras Maknyuss dijual per satu plastik dengan harga Rp 65 ribu.
Ahmad Fathoni (50) adalah salah satu penjualnya di Pasar Simpang. Ia mengaku mulai menjual beras Maknyuss satu tahun terakhir.
"Dijual Rp 65 ribu per 5 kg. Seingat saya, saya jual sekitar tahun lalu. Ada dari distributornya yang drop di sini," kata Ahmad di tokonya.
Shandy Aulia Tiba-Tiba Unggah Tulisan Soal Selingkuh dan Perceraian, Rumah Tangganya Retak? https://t.co/LclQVl5ehs via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 25, 2017
Meski sudah menjual beras itu setahun terakhir, namun, beras-beras lokal lebih mudah dijual dibanding beras Maknyuss.
Meski begitu, beras Maknyuss juga dipilih sebagian anggota masyarakat yang ekonominya mampu.
"Untuk masyarakat Purwakarta selama ini lebih beli beras biasa yang bagus dibanding beras Maknyuss karena harganya kan mahal Rp 65 ribu. Tapi kalau orang-orang berduit belinya beras Maknyuss," kata Ahmad.
Mabes Polri sendiri belum memerintahkan penarikan beras itu dari pasaran. Meski jika seandainya kelak ditarik, Ahmad mengaku tidak mempermasalahkannya.
"Kalau ternyata berkaitan dengan hukum ya silahkan saja ambil. Tapi selama ini pembeli beras Maknyuss yang beli dari saya belum ada yang komplen soal kualitas beras," katanya.
Hal sama dikatakan Jajang (47) pedagang beras di Pasar Rebo. Ia mengaku baru menjual beras sejak enam bulan lalu.
"Iya lagi rame soal beras Maknyuss saya lihat di Tv. Tapi kan kualitasnya mah tidak masalah. Sejauh ini jual beras Maknyuss tidak semudah jual beras biasa," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pedagang-beras-di-pasar-simpang-purwakarta_20170725_121601.jpg)