Kamis, 9 April 2026

Telah Mengirim Surat, Fraksi Gerindra Keluar dari Pansus Angket KPK

Saya bilang tak setuju tapi mereka tetap berangkat. Saya bilang kalau mereka berangkat, Gerindra akan keluar. Nah inilah yang membuat kami tidak bisa

Tribunnews.com/Ferdinand Waskita
Desmond J Mahesa 

TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA - Fraksi Gerindra menarik diri dari keanggotan Panitia Khusus (Pansus) Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wakil Ketua Komisi III DPR dari Gerindra Desmond J Mahesa membenarkan hal tersebut.

Desmond menuturkan Pansus terbentuk dengan sejumlah syarat.

"Bicara pembentukannya Ketua Pansus sekarang enggak memenuhi syarat yang sesuai dengan Tatib DPR dan UU MD3. Kenapa? Pembentukan itu dibentuk lima fraksi dan dua fraksi belum menyetor Gerindra dan PAN," kata Desmond di Gedung DPR, Jakarta, Senin (24/7/2017).


 Desmond mengatakan hal tersebut menjadi dasar pembentukan Pansus tidak memenuhi syarat UU MD3 dan tata tertib.
Alasan lainnya, yakni agenda yang mendadak seperti mengunjungi Lapas Sukamiskin.

"Saya bilang tak setuju tapi mereka tetap berangkat. Saya bilang kalau mereka berangkat, Gerindra akan keluar. Nah inilah yang membuat kami tidak bisa," kata Desmond.

Desmond menuturkan Gerindra tidak aktif mengikuti rapat setelah Pansus Angket KPK berangkat ke Lapas Sukamiskin.

Akhirnya, rapat fraksi memutuskan Gerindra keluar dari Pansus Angket KPK.

Ia menyebutkan pihaknya telah mengirim surat pada hari ini kepada Pansus Angket KPK.

"Semua sudah sepengatahuan pimpinan pasti," kata Desmond.

Desmond juga menuturkan adanya oknum-oknum yang melemahkan KPK.

Contohnya, ketika dirinya dituding menekan politikus Hanura, Miryam S Haryani.

Ia mengingatkan langkah kerja Pansus Angket KPK seharusnya tidak merugikan KPK.

Ia pun melihat ada langkah-langkah yang ingin melemahkan kelembagaan KPK.


Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved