Kejam! TKI di Taiwan Diperkosa Lima Kali dalam Seminggu oleh Majikan
Jaksa penuntut umum memutuskan tidak mengajukan tuntutan karena mereka meyakini. . .
Kemudian, dari tiga kasus itu, hanya satu yang dihukum penjara.
Adapun perempuan yang sepakat diberi kompensasi cepat-cepat disuruh pulang ke negara mereka.
Andika Eks Kangen Band Unggah Foto Bersama Wanita Lain, Tak Disangka Istrinya Tulis Komentar Begini https://t.co/vVZbemhLUt via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 20, 2017
Hukum yang berlaku di Taiwan saat ini tidak mengharuskan makelar penyalur kerja untuk melaporkan kejahatan.
Dalam jawaban tertulis untuk pertanyaan-pertanyaan yang diajukan BBC, Biro Ketenagakerjaan dan Pelatihan Kejuruan (BEVT) dari Kementerian Tenaga Kerja Taiwan menyatakan pemerintah memiliki sistem untuk melindungi para migran.
"Negara kami telah menciptakan sebuah sistem yang patut dan lengkap untuk melindungi hak-hak migran," sebut biro itu dalam pernyataan tertulis.
Perlindungan hak-hak migran yang dimaksud mencakup pemberian informasi hak-hak migran sebelum mereka meninggalkan negara masing-masing dan ketika mereka tiba di bandara di Taiwan. Kemudian, keberadaan saluran telepon yang bisa dihubungi untuk melaporkan pelecehan seksual, pemberlakuan wawancara kepada migran saat pulang, dan mengizinkan para migran beralih majikan jika mereka bisa membuktikan telah diserang.
Akan tetapi, sejumlah LSM mengatakan sistem tersebut jelas tidak berfungsi.
Setahun setelah bekerja di restoran, Esti membayar utang-utangnya dan kabur. Dia kemudian menemukan dua pekerjaan lain dan bekerja secara ilegal tanpa melalui jasa makelar.
Esti kemudian memutuskan meninggalkan Taiwan dan mengungkapkan peristiwa yang dialaminya saat ditanya alasan dia meninggalkan pekerjaan pertamanya.
Seperti yang dialami para korban penyerangan seksual lainnya, dia langsung ditempatkan di sebuah lokasi penampungan dan didampingi pengacara. Namun, setahun kemudian, kasusnya terombang-ambing.
Jaksa penuntut umum memutuskan tidak mengajukan tuntutan karena mereka meyakini klaim adik mantan majikan Esti bahwa hubungan seksual terjadi atas dasar suka sama suka.
"Dia berani mengatakan itu terjadi atas kemauan bersama. Saya benar-benar merasa sakit. Saya harap dia dihukum atas apa yang dia lakukan kepada saya," kata Esti.
Demian Lakukan Aksi Berbahaya, Sang Istri Sara Wijayanto Justru Banjir Hujatan Karena Hal ini https://t.co/Lsp3Vj1Cgs via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 19, 2017
Pengacara Esti telah mengajukan banding. Namun, jika jaksa menolak membuka kembali investigasi, kasus Esti akan ditutup.
Karena merasa frustrasi, Esti ingin menyerah dan pulang ke Indonesia.
"Saya ingin mendirikan usaha kecil dan memperkerjakan warga Indonesia sehingga kita bisa bekerja di Indonesia dan tidak harus pergi ke negara lain untuk bekerja," ujar Esti. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/waria-gagal-diperkosa_20151217_111956.jpg)