Tribun Travel
Mengamati Burung Bidadari Halmahera yang Sudah Langka
Sebelumnya, tim tiba di Resort Tayawi yang ada di dalam Kawasan Taman Nasional Aketajawe-Lolobata. . .
Penulis: Ragil Wisnu Saputra | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Di lokasi pengamatan ini juga terdapat rumah pohon yang sengaja dibangun untuk keperkuan pengamatan. Rumah pohon tersebut berada di ketinggian sekitar 8 meter tepat di Pohon Badenga.
Pohon ini memiliki tangga yang terbuat dari sususnan kayu yang diikat dengan menggunakan tali.
"Burung biasanya bermainnya di Pohon Hiru di ketibggian 15 meter. Jarang sekali kebawah. Makanya dibuat rumah pohon untuk mengamati tingkah laku dan keunikannya," kata David.
Inilah 5 Layanan Internet yang Kena Blokir Pemerintah Sebelum Telegram https://t.co/suCUFmJViZ via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 16, 2017
Tak berapa lama, Burung Bidadari Halmahera menampakkan diri di Pohon Hiru.
Tim yang memiliki kamera digital dengan lensa jenis tele-lah yang langsung bergegas mengabadikan burung tersebut.
Memotret dan merekamnya. Lainnya, hanya bisa menikmati keindahan kicauannya dari bawah.
"Enggak bisa ketangkap pake lensa kamera gue. Jauh masalahnya. Tarbaja deh lihat hasil jepretan Rynol atau Bary. Dia doang lensa kameranya mendukung," kata Haga Sembiring, salah seorang dari Tim T7W 2017. (*)