GMNI: Ormas Tak Bertentangan dengan Pancasila Tak Perlu Takut Perppu Ormas
Sekretaris Korda Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Jawa Barat (GMNI Jabar), Darmawan Santosa mengatakan . . .
Penulis: Ery Chandra | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Sekretaris Koordinator Daerah (Korda) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Jawa Barat (GMNI Jabar), Darmawan Santosa mengatakan ada pandangan objektif dari perppu Organisasi Masyarakat (Ormas) tersebut.
"Saya pribadi dan GMNI Korda Jawa Barat sangat mendukung pembentukan perppu organisasi masyarakat ini," kata Darmawan Santosa kepada Tribun Jabar, Jalan Cihampelas No.144 (Factory Outlet Boom Stok Lantai tiga), Kota Bandung, Jumat (14/7/2017).
Untuk diketahui, peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu), yaitu Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan.
Ingat Model Asal Kalimantan yang Buta Lantaran Tidur Pakai Softlens? Nasibnya Makin Memprihatinkan https://t.co/r74ii05ig6 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 14, 2017
Ia menyebutkan, terkait penerbitan Perppu itu Ormas yang tak bertentangan dengan Pancasila tidak perlu takut. "Dalam Perpu Ormas sifatnya normatif dalam hukum tidak ada yang tendensius," ujarnya.
Menurutnya, ia prihatin terhadap beberapa Ormas yang sangat terbuka menentang Pancasila.
Pancasila landasan negara yang sudah final. Sudah dibahas pada rapat sidang BPUPKI. Saat Bung Karno berpidato 1 Juni 1945.
"Pancasila ini bukan ciptaan Bung Karno atau siapapun dan digali dari bumi nusantara," tuturnya.
Darmawan berharap, terhadap Pemerintah, Partai Politik tidak hanya bicara mengenai kekuasaan.
Agar menjadi negarawan yang menyelesaikan persoalan bangsa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sekretaris-kwarda-gmni-jabar-darmawan-santosa_20170714_231134.jpg)