Breaking News:

Ubi Cilembu, Makanan Khas Sumedang Manis Seperti Madu

Ubi Cilembu merupakan ubi ras lokal asal Kecamatan Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat. Ubi jalar ini populer di kalangan konsumen semenjak tahun 1990-an.

TRIBUNJABAR.CO.ID/HILMAN KAMALUDIN
Ubi Cilembu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.CO.ID, SUMEDANG - Ubi Cilembu merupakan ubi ras lokal asal Kecamatan Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat. Ubi jalar ini populer di kalangan konsumen semenjak tahun 1990-an.

Konon katanya Ubi ini hanya bisa tumbuh dengan baik di lahan perkebunan yang ada di desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Sumedang.

Ubi ini bisa menghasilkan rasa manis khas jika ditanam di beberapa wilayah yang berada di sekitaran kaki gunung Kareumbi yang masih masuk daerah Sumedang.

Selain itu ubi ini mengandung kadar gula yang tinggi sehingga rasanya bisa setara dengan madu.

Salah satu pedagang ubi Cileumbu di Cadas Pangeran mengaku, ubi Cilembu masih jadi favorit para pengendara jika melawati kawasan Cadas Pangeran.

"Untuk menghasilkan rasa manis yang sempurna ubi harus dioven selama 2 jam," ujar Entin Kepada Tribunjabar.co.id di kiosnya, Sabtu (8/7/2017).

Untuk mendapatkan ubi mentah Entin mengaku selalu ada bandar yang mengirim ke kiosnya.

Harga satu kuintal ubi mentah harganya Rp 500 ribu.

Sedangkan untuk ubi yang sudah dioven ia menjualnya dengan harga Rp 15 ribu per kilogram.

Untuk sehari Entin mengaku bisa mendapatkan untung sekitar Rp 400 ribu sampai Rp 500 ribu.

Ubi yang sudah dioven lelehan getahnya menyerupai cairan gula yang lengket dan manis seperti madu.

Itulah sebabnya ada yang menyebut sebagai Ubi Madu Cilembu.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved