Bom Panci

Polisi Jaga Ketat Gereja di Kawasan Buah Batu Bandung yang Jadi Target Bom Teroris

Pasca meledaknya bom panci di kamar kontrakan Agus Wiguna, pengamanan di Gereja di kawasan Buah Batu, Kota Bandung diperketat.

TRIBUN JABAR / FERRY FADLURRAHMAN
Suasana Gereja Katolik Hati tak Bernoda Santa Perawan Maria, sehari pasca meledaknya bom di Buah Batu 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Ferry Fadhlurrahman

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Pasca meledaknya bom panci di kamar kontrakan Agus Wiguna, pengamanan di Gereja di kawasan Buah Batu, Kota Bandung diperketat.

Dari penelusuran Tribun Jabar, di kawasan Buah Batu hanya ada satu gereja, yaitu Gereja Katolik Hati tak Bernoda Santa Perawan Maria.

Terlihat gereja tersebut dijaga pihak kepolisian. Terlihat dua petugas polisi berseragam menjaga gereja tersebut.

Menurut keterangan jemaat pun polisi sudah tampak berpatroli kemarin malam.

"Untuk misa hari ini polisi ikut jaga dari tadi pagi" ujar Yasa, Security Gereja, ketika ditemui TribunJabar.co.id, di Gereja pada Minggu (9/7/2017).


Dari laporan Polisi, Agus berencana meledakan bom di tiga lokasi yakni Cafe Bali di Jl Braga, Gereja di Buah Batu dan sebuah rumah makan.

Dari keterangan Yasa, ini adalah pertama kalinya gereja katolik ini dapat ancaman bom dan mendapat pengamanan lebih dari polisi.

"Biasanya polisi cuma ada pas hari-hari khusus saja, karena ada bom kemarin makanya dapat penjagaan" ujar Yasa.

Gereja Katolik Hati Tak Bernoda Santa Perawan Maria, Jalan Suryalaya nomor tiga, Buahbatu, Bandung
Gereja Katolik Hati Tak Bernoda Santa Perawan Maria, Jalan Suryalaya nomor tiga, Buahbatu, Bandung (TRIBUN JABAR / YONGKY YULIUS)

Awalnya Dikira Hoax

Fabianus Muktiyarso Pr, Pastor Kepala Paroki HTBSPM mengaku, awalnya ia mengira kabar gerejanya menjadi target bom panci hanya hoax belaka.

“Saya pikir pertama kali hoax karena disebutkan Cafe Bali di Jalan Braga. Dari sudut alamat juga salah. Namun kemudian di berbagai media ada berita itu, kemudian di TV juga (seperti) itu. Loh, oh ya beneran ini," ujar Fabianus Muktiyarso kepada Tribun Jabar di Gereja HTBSPM, Minggu (9/7/2017).

Ia mengaku mendapat kabar itu sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu Fabianus Muktiyarso sedang menghadiri pernikahan satu di antara umatnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved