Jumat, 17 April 2026

Melahirkan di Tol, Sang Ibu : Waktu Brojol Bayinya Tidak Nangis

Karena semua panik, sopir bus lantas memberhentikan kendaraannya di bahu jalan di rest area KM 82 Tol Cipali.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Sukiyati (43), ibu bayi yang melahirkan di Tol Cipali Km 82 arah Jakarta saat menunggui bayinya di RS Siloam, Purwakarta, Senin (3/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.CO.ID, PURWAKARTA - Sukiyati (43), perempuan asal Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang, Jawa Tengah mengaku sempat mengalami kontraksi dan pendarahan  saat dalam perjalanan menuju Jakarta, Minggu (2/7/2017).

Semula, bus sempat masuk salah satu rest area di Tol Cipali.

Ia juga sempat masuk ke toilet. Sepanjang perjalanan, ia tidak membawa bekal makanan atau minuman.

"Setelah keluar dari toilet masuk bus, penumpang lain bilang ada darah mengucur di kaki saya, saya kaget. Saat itu bus kembali jalan," ujar Sukiyati di RS Siloam, Purwakarta Senin (3/7).

Ia menjelaskan detail kronologi persalinannya di Tol Cipali KM 82 arah Jakarta.

Setelah itu, rasa nyeri tak tertahankan mulai terasa di perjalanan.

Ia duduk di depan di samping sopir setelah sebelumnya duduk di kursi belakang.

Sejumlah penumpang menemani Sukiyati yang kesakitan.

"Sakitnya tak tahan pak, sampai-sampai air ketubannya pecah tepat di samping sopir. Saya sudah enggak tahan sekali," ujarnya.

Karena semua panik, sopir bus lantas memberhentikan kendaraannya di bahu jalan di rest area KM 82 Tol Cipali.

Sejumlah penumpang menggotongnya ke bawah.

"Saya minta penumpang laki-laki untuk nahan punggung saya supaya saya bisa ngeden, tidak berapa lama datang pak polisi. Setelah itu baru lahir, bayinya langsung dibungkus selimut yang disediakan bus," ujarnya.

Setelah itu, Kasatlantas Polres Purwakarta AKP Arman Sahti langsung mengevakuasi bayi dan ibunya ke RS Siloam Purwakarta.

Dalam video yang sempat viral, tampak Arman menggendong bayi hingga ke Instalasi Gawat Darurat RS Siloam.

Setelah bayi ditangani dokter, barulah bayi itu menangis.

"Waktu pertama brojol bayinya enggak nangis lho pak, baru pas sampai rumah sakit nangis," ujar Sukiyati. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved