Libur Lebaran, Keripik Manohara Laku 25 Kg Sehari
Tekstur yang renyah dan rasa sedikit manis di lidah membuat Keripik Manohara banyak dicari wisatawan.
Penulis: Theofilus Richard | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Jalan Kamuning menjadi satu di antara pusat oleh-oleh di Kota Bandung.
Selain ada toko kue, di sisi Jalan Kamuning hingga Jalan Soka dipenuhi pedagang oleh-oleh, khususnya Keripik.
"Banyak kalau keripik di sini mah. Tapi yang paling laris Keripik Kentang Manohara," kata Dikdik, satu di antara pedagang oleh-oleh di Jalan Kamuning kepada TribunJabar.co.id, Jumat (30/6/2017).
Tekstur yang renyah dan rasa sedikit manis di lidah membuat Keripik Manohara banyak dicari wisatawan.
Di musim libur lebaran seperti ini, memang penjualan Keripik Manohara cukup meningkat pesat.
Di hari biasa, Dikdik hanya mampu menjual Keripik Manohara sekira dua kilogram hingga enam kilogram
Tetapi saat musim libur lebaran, sekira 25 kilogram Keripik Manohara bisa laku dalam sehari.
"Ini bisa laku 10 bal. Satu balnya kan bisa 2kilogram sampai 2,5kilogram," ujarnya.
Hal senada diungkapkan Risman, pedagang oleh-oleh lainnya di Jalan Kamuning.
Dari peningkatan penjualan tersebut, ia bisa meraup omzet sebesar Rp 5 juta dalam sehari.
"Kalau hari biasa mah ngga tentu, kadang Rp 500 ribu, Rp 1 juta. Kalau libur lebaran gini mah, bisa sampai Rp 5 juta," tutur Risman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/keripik-manohara_20170630_123426.jpg)