Yuk Berswafoto Mengenakan Klederdracht, Pakaian Tradisional Belanda
Ingin berfoto bagai penduduk asli Belanda? Kini, Anda tak perlu merogok kocek terlalu mahal untuk sengaja terbang ke negeri Kincir Angin.
Penulis: Wanti Puspa Gustiningsih | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Liputan wartawan Tribun Jabar, Wanti Puspa
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Ingin berfoto bagai penduduk asli Belanda? Kini, Anda tak perlu merogok kocek terlalu mahal untuk sengaja terbang ke negeri Kincir Angin.
Cukup datang saja ke Kampoeng Tulip, Komplek Pasirpogor, Jalan Banyu Biru H-17, Ciwastra, Bandung.
Kampoeng tulip menyediakan penyewaan 'Kladerdracht' pakaian tradisional Belanda untuk perempuan, lengkap dengan topi runcing berwarna putih yang disebut 'Njekitcher'.
Kladerdracht ini merupakan pakaian berbentuk dress lengan panjang.
Bagian atasan berwarna hitam, dipadukan kain salur merah putih biru di bagian roknya.
Tidak lupa kain hitam dibiarkan merumbai hingga bagian lutut, menutupi bagian depan rok motif salur.
Bagian dada, terdapat kain bermotif bunga merah putih, senada dengan bagian pinggang ke bawah.
Di bagian bawah dress, sengaja dibuat mengembang supaya terlihat elegan.
Tidak lengkap rasanya, jika mengenakan Kladerdracht tanpa Njekitcher.
Bagi pengunjung pria, tak perlu khawatir karena Kampoeng Tulip juga menyediakan tempat penyewaan baju tradisiional bagi pria.
Baju merah dikombinasi aksesoris kancing hitam ukuran besar, sepasang dengan celananya yang berwarna hitam.
Tidak lupa kenakan songko hitam, untuk menjadikan penampilan Anda bergaya ala penduduk Belanda.
Harga penyewaan Kladerdracht ini Rp 25 ribu per orang setiap satu jam.
Sedangkan untuk Njekitcher dibanderol harga Rp 5 ribu per jam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kladerdracht-dan-njekitcher_20170629_115044.jpg)