Penjual Balon Kecipratan Rezeki Lebaran di Lapas Sukamiskin
Hari raya Idulfitri 1438 H membawa berkah, termasuk kepada seorang penjual balon bernama Yuyu Sugiarto.
Penulis: Ery Chandra | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Laporan wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Hari raya Idulfitri 1438 H membawa berkah, termasuk kepada seorang penjual balon bernama Yuyu Sugiarto (43).
Pria yang mengenakan topi berwarna hitam itu mengatakan penjualannya meningkat menjelang lebaran.
"Hari ini terjual ada 20 balon, dengan harga satunya Rp 15 ribu. Hari ini membawa 80 balon," kata Yuyu Sugiarto kepada Tribun Jabar, di depan Lapas Sukamiskin, Jalan AH. Nasution, Kota Bandung, Minggu (25/6/2017).
Yuyu mengaku setiap tahun menjajakan dagangannya serta sudah tiga tahun belakangan ini berjualan di Lapas Sukamiskin.
Ia datang pukul 08.30 WIB usai shalat idul fitri.
"Paling sampai jam 3 sore. Kalau habis semua jam satu ya pulang," ucapnya sembari tersenyum.
Sehari ia bisa menghabiskan barang dagangan di depan Lapas Sukamiskin.
Yuyu yang kesehariannya jualan balon dengan berkeliling, hanya pada lebaran menjajakan balon di Lapas Sukamiskin.
"Kesininya setahun sekali pas hari raya. Biasanya ke makam pahlawan, muter-muter terus atau biasa di pasar Cikutra Cidadas, ke ujung berung yang tempat ramai," ujar ayah dua anak itu.
Yuyu mengungkapkan sudah empat tahun belakangan tidak mudik ke Kuningan, Jawa Barat.
Dirinya mengatakan bahwa bersama dengan istri jarang mudik setiap lebaran.
"Ya bagaimana ongkos terus naik. Jarang mudik hari raya, kalau pulang tidak tentu setiap tahun. Banyak biaya ini itu," ungkapnya
Yuyu menceritakan saat bulan puasa mengalami sepi pembeli, yang terjual hanya beberapa balon.
"Pernah sepi hanya laku satu yang terjual. Ya namanya usaha kadang ramai kadang sepi," jelas Yuyu yang mengambil balon dari orang lain dengan setoran delapan ribu rupiah per satuan.
Yuyu bersyukur diizinkan berjualan di depan Lapas Sukamiskin.
"Alhamdulillah diizinkan di hari kemenangan ini. Yang penting halal. Sampai mencari nafkah tidak bisa kumpul dengan keluarga. Tiap tahun begini saja," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/yuyu-penjual-balon-di-lapas-sukamiskin_20170625_131603.jpg)