Gus Mus: Kalau Orang Benci Berlebihan, Tidak Bisa Adil

"Kalau kepada orang kafir saja kita tidak boleh benci, tidak boleh tidak adil, apalagi pada sesama orang Islam.

Mata Najwa
Quraish Shihab dan Mustofa Bisri atau biasa disapa Gus Mus, mengungkapkan kisah persahabatan mereka pada acara Mata Najwa Cerita Dua Sahabat, yang ditayangkan Metro TV, Rabu (21/6/2017) malam. 

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Ahmad Mustofa Bisri mengatakan, seorang muslim dilarang memiliki kebencian yang berlebihan terhadap kelompok tertentu, bahkan terhadap sesama umat muslim.

Menurut Mustofa Bisri, yang biasa disapa Gus Mus, sebuah ayat di Alquran menyebut "Jangan sekali-kali kebencianmu pada suatu kaum membuatmu tidak adil."

"Kalau kepada orang kafir saja kita tidak boleh benci, tidak boleh tidak adil, apalagi pada sesama orang Islam. Kebencian kita tidak boleh menjadikan kita menjadi tidak adil. Kalau orang benci berlebihan, tidak bisa adil," kata Gus Mus.

Gus Mus mengatakan itu ketika tampil dalam acara Mata Najwa "Cerita Dua Sahabat", yang ditayangkan Metro TV, Rabu (21/6/2017) malam.

Jika orang memiliki kebencian yang berlebihan, ucapnya, bisa pastikan orang itu tidak akan bisa istiqomah seperti yang dianjurkan Islam.

Gus Mus menegaskan bahwa pada dasarnya Islam merupakan agama yang moderat.

Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin itu, menuturkan, Alquran melarang segala hal yang bersifat ekstrem dan berlebihan.

"Kalau melihat Alquran, melihat pemimpin Islam Kanjeng Rasul SAW moderat itu adalah Islam. Islam itu memang moderat, kalau tidak moderat ya tidak Islam. Lihat saja, semua yang ekstrem dan berlebihan itu dilarang Alquran," ujar dia. (*)

Berita Ini Ditayangkan Kompas.com berjudul "Gus Mus: Kebencian Tidak Boleh Menjadikan Kita Tidak Adil".

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved