Jumat, 10 April 2026

Kehidupan

Keluarga Ini 7 Tahun Hidup di Dalam Gerobak, Anak-anak Tak Sekolah

Selama 7 tahun keluarga itu tinggal di gerobaknya dan untuk mandi mereka mencari air di Masjid.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Kisdiantoro
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Sutris dan keluarganya saat ditemui Tribunjabar.co.id di Jalan Sumbawa Bandung, Jumat (16/6/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Apa yang Anda rasakan jika mendengar dan melihat keluarga pemulung selama tujuh tahun hidup di gerobak?

Sedih dan berucap syukur karena kehidupan yang Anda rasakan jauh lebih baik. Mungkin itu yang akan Anda katakan.

Hidup bergangtung dengan gerobak untuk mencari nafkah dan tempat beristirahat, adalah keseharian yang dirasakan seorang lelaki asal Seragen, Jawa Tengah.

Usianya masih terbilang muda, namun kehidupannya memprihatinkan.

Sekolah hanya lulusan SD, berniat pergi ke Bandung untuk mencari pekerjaan yang layak, namun hasilnya jauh dari yang diharapkan.

Sejak usia muda dan masih lajang, lelaki bernama Sutris (33) berbeda dengan anak anak muda lainnya.

Waktu muda dia harus bersusah payah untuk mencari sesuap nasi di Kota Bandung dengan bekal pendidikan hanya Sekolah Dasar.

Pertama datang ke Bandung, dia pernah bekerja menjadi seorang kuli bangunan dengan upah Rp 30 ribu.

Penghasilan itu tidak cukup untuk menjalankan hidup di Kota Bandung.

Selama setahun Sutris bekerja kuli bangunan dan sekarang memilih bekerja sebagai pemulung karena penghasilannya lebih besar dari kuli bangunan.

"Kerja kuli bangunan itu gajinya kecil tidak sebanding dengan kerjaannya mendingan jadi pemulung walaupun malu," ujar Sutris (33) saat ditemui Tribunjabar.co.id di Jalan Sumbawa Bandung, Jumat (16/6/2017).

Sampai sekarang dia memilih pekerjaan sebagai pemulung dan bisa menikahi seorang perempuan bernama Santi (30).

Sutris pernah ada niat untuk mencari pekerjaan yang lebih baik, namun tidak memiliki keahlian dan untuk membuka usaha tidak punya modal.

Sejak Awal menikah hingga sekarang ia dikaruniai 3 orang anak. Dan untuk menghidupi mereka, Sutris bekerja menjadi pemulung. Gerobak tak pernah jauh darinya. Selain untuk memulung juga untuk tempat tinggalnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved