Ada Dua Titik Rawan Longsor di Jalur Nagreg
Terdapat beberapa titik rawan longsor yang tersebar di sepanjang jalur Nagreg dari Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya.
Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Terdapat beberapa titik rawan longsor yang tersebar di sepanjang jalur Nagreg dari Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya.
Hal tersebut disampaikan Kapolsek Nagreg, Kompol Sudrajat, ketika ditemui Tribun Jabar di ruangannya di Polsek Nagreg, Jumat (16/6/2017).
Titik-titik tersebut, menurut Kompol Sudrajat, berada di daerah Ciherang dan Cibeunying.
"Titik rawan longsor yang mengkhawatirkan itu sebetulnya hanya yang di daerah Ciherang, sementara di Cibeunying itu hanya longsoran-longsoran kecil," ujarnya.
Hal serupa juga diungkapkan Endi (51), warga Kampung Warung Bir, Ciherang, Nagreg.
Menurutnya, di daerah Ciherang terdapat banyak titik rawan longsor.
Bahkan sebelumnya, sebuah mobil Xenia yang sedang melaju pernah terseret material longsor hingga ke tepi jalan.
"Kalau tidak ada pagar pembatas yang ikut menahan mah, itu mobil pasti sudah jatuh ke jurang," ujar Endi.
Menurut penuturannya, bila terjadi hujan deras, jalanan menjadi sangat berbahaya.
Selain licin, ketika hujan, tanah sewaktu-waktu bisa saja longsor.
"Pernah itu longsor sampai depan rumah saya," ujarnya sambil menunjuk halaman rumahnya yang terletak di pinggir jalan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/nagreg_20170616_151828.jpg)