JK Ingatkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Soal Full Day School

JK menuturkan, rencana kebijakan tersebut akan di evaluasi kembali, karena ‎dampak dari kebijakan tersebut sangat besar.

Editor: Ravianto
Ilustrasi Menelaah Full Day School 

TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengenai rencana penerapan kebija‎kan full day school.

Kata JK, rencana tersebut tidak bisa hanya diputuskan di tingkat menteri.

"Ini kalau soal yang begini tidak boleh diputuskan hanya di tingkat menteri karena 50 juta anak yang terdampak, yang SD-SMP-SMA," tegas JK di kantor Wapres, Gambir, Jakarta, Selasa (13/6/2017).

Menurut JK, nanti Presiden yang menentukan mengenai kebijakan full day school tersebut, setelah membahasnya dalam rapat terbatas.

Banyak hal yang menjadi pertimbangan mengenai rencana kebijakan tersebut, salah satunya mengenai kesiapan sekolah, yang setiap wilayah berbeda kondisinya.

"Menyangkut sistemnya, yang paling penting logistiknya, makannya. Di mana makannya anak-anak ini kan? Kalau di kota besar iya sudah biasa, tapi kalau di desa-desa di mana? Siapa bikin dapur di sekolah? Ada enggak ruang makannya? Itu yang paling sederhana, di samping yang lain-lain," tuturnya.

JK menuturkan, rencana kebijakan tersebut akan di evaluasi kembali, karena ‎dampak dari kebijakan tersebut sangat besar.

‎"Nanti dievaluasi lah, ini kan belum berlaku, karena menyangkut banyak hal efeknya. Ada yang mampu mungkin, ada yang tidak, jadi tidak bisa dilakukan secara umum dulu, nanti secara bertahap," paparnya.(taufik ismail/tribunnews.com)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved