Mozaik Ramadan
Timun Suri Kuning Banyak Dipilih untuk Penganan Berbuka Puasa, Kenapa yah?
Kalau bulan puasa pasti banyak yang nyari. Jadi ciri khas juga saat puasa pasti ada buah timun suri
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Ichsan
GARUT, TRIBUNJABAR.CO.ID - Timun Suri menjadi buah favorit penganan berbuka puasa. Biasanya timun suri dibuat menjadi es campur. Penjualan timun suri pun mengalami peningkatan di bulan ramadan.
Penjual timun suri musiman pun bertebaran di sejumlah jalan protokol Garut. Salah satunya Andri (35), penjual timun suri di Jalan Sudirman. Di bulan ramadan ini, ia dan rekannya lebih memilih menjual timun suri ketimbang buah lainnya.
"Kalau bulan puasa pasti banyak yang nyari. Jadi ciri khas juga saat puasa pasti ada buah timun suri," ujar Andri, Rabu (31/5/2017).
Kehadiran timun suri selama ramadan, lanjut dia, memberikan banyak pilihan untuk menu cuci mulut saat berbuka. Dibanding timun suri putih, timun suri kuning lebih banyak dipilih warga. Selain buahnya tebal dan lembut di lidah, rasanya juga lebih manis.
"Per kilonya saya jual Rp 12 ribu sampai Rp 15 ribu. Pasokan barangnya sekarang berkurang dibanding tahun lalu. Jadi harganya cukup tinggi," katanya.
Pasokan timun suri, lanjut dia, berasal dari luar Garut. Seperti dari Bekasi dan Karawang. Musim yang tak menentu juga membuat pasokan timun suri berkurang. (wij)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/timun-suri_20170531_140732.jpg)