Kuliner
Roti dan Pisang Bakar yang Diincar Hingga Dini Hari
Pemilik Madtari, Dani Madtari, mencoba memanfaatkan pisang tanduk yang melimpah di kota asalnya di Tasikmalaya untuk dijual.
Penulis: Isa Rian Fadilah | Editor: Dedy Herdiana
Saat disantap, gurihnya keju begitu kentara. Roti yang dipotong beberapa bagian bertekstur empuk dan sedikit basah di bagian dalamnya yang berasal dari susu. Setelah roti dilahap habis, serutan keju masih tersisa. Dengan senang hati, sisa keju pun dilahap habis.

Menurut Herdiaman, Madtari sudah lama menjadi tempat nongkrong mahasiswa. Letak kafenya yang berdekatan dengan beberapa kampus menjadi keuntungan tersendiri. Selepas petang, Madtari mulai disesaki pengunjung. Jam operasionalnya yang panjang hingga pukul 02.00 dini hari, membuat Madtari menjadi tempat yang pas untuk bersantai di malam hari bersama teman sambil menikmati hangatnya roti bakar.
"Kalau weekend itu dari luar kota juga ada. Kebanyakan mereka pesan roti blueberry, kacang, keju cokelat stroberi," katanya.
Menu merakyat lainnya yang bisa dinikmati adalah mi instan yang dilengkapi dengan topping yang porsinya juga jumbo, yakni topping telur, keju, dan kornet. Pelanggan yang ingin menyantap porsi besar bisa memilih menu indomi jumbo isi ketiga topping tersebut.
Level kepedasan pun bisa diatur dari satu hingga enam. (ee)