Pasutri di Purwakarta Ini Anaknya 12 Orang, Gimana Ngasih Makannya Yah
Bahkan tak lama lagi, mereka bakal dikaruniai anak yang ke-13 karena saat ini Siti tengah mengandung.
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Ichsan
PURWAKARTA,TRIBUNJABAR.CO.ID - Zaman dulu satu keluarga dengan jumlah anak lebih dari sepuluh orang dianggap hal lumrah. Namun sekarang disaat sudah gencarnya program Keluarga Berencana (KB), anak lebih dari dua orang saja sudah jarang.
Tapi di Kabupaten Purwakarta, pasangan suami istri (Pasutri) Aa Suparman (50) dan Siti Fatimah (41) justru memiliki 12 orang anak. Bahkan tak lama lagi, mereka bakal dikaruniai anak yang ke-13 karena saat ini Siti tengah mengandung.
Lantas bagaimana Aa Suparman yang tidak memiliki pekerjaan tetap itu bisa memberi makan untuk anak-anaknya. Ternyata keluarga ini sangat terbantu oleh program beras perelek yang diwajibkan di Kabupaten Purwakarta.
Dalam program ini satu keluarga setiap hari mengumpulkan sedikit beras yang disimpan di satu wadah di depan rumahnya. Beras itu kemudian dikumpulkan dan diberikan kepada keluarga yang membutuhkan.
"Untuk makan sehari-hari dan buat bekal anak sekolah ada beras perelek. Dimasak jadi nasi, lauk pauknya beli biasanya tahu tempe. Yang penting anak-anak tidak kelaparan di sekolah dan tidak jajan," kata Aa Suparman, warga Kampung Malang Nengah Wetan, Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta Kota, Kabupaten Purwakarta, saat ditemui di rumahnya, Rabu (10/5/2017).
Aa Suparman juga mengaku cukup beruntung karena di Purwakarta telah dibuat kebijakan bahwa pelajar dilarang jajan di sekolah. Ini membuat ia tidak perlu memberikan uang jajan kepada anak-anaknya. Anak pertama pasangan ini sudah berusia 25 tahun, kini sudah bekerja di satu pabrik garmen. Sementara anak bungsunya berusia 3 tahun. (men)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/purwakarta_20170510_181936.jpg)