Bank Mandiri Berkomitmen Selalu Jaga Kerahasiaan Data Pribadi Nasabahnya
Industri perbankan sebagai lembaga yang bersentuhan langsung dengan masyarakat selalu menuai banyak keluhan terkait . . .
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurrahman
JAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Industri perbankan sebagai lembaga yang bersentuhan langsung dengan masyarakat selalu menuai banyak keluhan terkait pelayanan. Bahkan, setiap tahunnya, keluhan masyarakat soal layanan bank tak pernah sepi.
Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Risk Management and Compliance Bank Mandiri mengatakan, para nasabah bank tersebut ada yang mengeluhkan soal pelayanan, pembobolan, gagal bayar, sistem transaksi, informasi, penyalahgunaan data dan penipuan.
Dikatakan Ahmad, dalam hal penyalahgunaan data, Bank Mandiri sebagai perbankan BUMN, telah berkomitmen untuk menjaga kerahasiaan data pribadi nasabahnya, guna menghindari penyalahgunaan data.
"Pelanggan akan merasa nyaman, ketika mereka melakukan transaski kita menjaga data mereka, dan tidak akan membagikan kepada siapapun tanpa seijin pelanggan," ujar Ahmad Siddik, saat dijumpai usai acara International conference on the digital economy, di Grand Sahid Jaya, Jalan Jendral Sudirman, Jakarta, Kamis (27/4/2017).
Pada prinsipnya, kata Ahmad, selama pemerintah belum memiliki aturan yang mengikat seperti undang-undang, setiap bank atau lembaga harus memliki kebijakan menjaga privasi data pelanggan agar tidak terjadi penyelahgunaan data.
"Di Negara seperti New York dan London juga sering terjadi (penyalahgunaa data pribadi). Tapi pemerintah mereka memilliki langkah nyata dalam melindungi data masyarakatnya. Berbeda dengan di Indonesia, saya belum melihat itu di sini," katanya. (Naz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ahmad-siddik-badruddin-direktur-risk-management-and-compliance-bank-mandiri_20170427_140526.jpg)