Rektor UPI Meninggal Dunia
Rektor UPI Tak Sadarkan Diri Setelah Main Tenis, Dibawa ke RS Tapi Tak Tertolong
Saya tidak tahu jelasnya, tapi dari yang saya dengar kalau almarhum meninggal setelah main tenis. Setelah istirahat sebentar tiba-tiba tidak sadarkan
Penulis: Cipta Permana | Editor: Kisdiantoro
BANDUNG,TRIBUNJABAR.CO.ID - Meninggalnya, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. DR. Furqon M.Sc usai bermain tenis di lapang tenis UPI Jalan Setiabudi, Bandung, Sabtu (22/4/2017), menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga.
Hal tersebut juga dirasakan oleh adik Almarhum Furqon, Cece Sahroni (57) yang ditemui Tribun di rumah duka Jalan Gegerkalong Girang Nomor 8, Kota Bandung, Sabtu (22/4/2017). Cece mengaku tidak mengetahui kronologis pasti dari kejadian yang menyebabkan kakaknya meninggal dunia tersebut.
"Saya tidak tahu jelasnya, tapi dari yang saya dengar kalau almarhum meninggal setelah main tenis. Setelah istirahat sebentar tiba-tiba tidak sadarkan diri dan dibawa langsung ke rumah sakit Advent. Setiba di sana beliau sudah tidak ada," ujar Cece di rumah duka, Jalan Gegerkalong Girang Nomor 8, Kota Bandung, Sabtu (22/4/2017).
Diakuinya, pihak keluarga sangat terkejut, terutama istri almarhum, yang menurutnya saat pagi hari sebelum kejadian, istrinya masih bertegur sapa dengan almarhum. Ditambah lagi almarhum sangat jarang sekali mengeluh mengenai sakit dibanding dengan yang lain kepada dirinya, yang merupakan adik terdekat dengan almarhum.
Menurutnya, almarhum sejauh ini tidak pernah mengeluh terkait penyakit khusus yang ia miliki, mengingat beliau memang selalu melalukan kegiatan olahraga dengan baik dan teratur. Akan tetapi, penyebab kematiannya diduga karena kelelahan ditambah runtutan riwayat kesehatan adanya penyakit jantung.
"Beliau itu olahraganya cukup kuat, kadang saya suka bilang jangan terlalu berat olahraganya, karena mengingat faktor usia. Penyebabnya masih belum tahu karena belum ngbrol sama dokter, kemungkinan karena faktor kelelahan," katanya.
Almarhum lahir 2 Oktober 1957, telah tiada dalam usia 60 tahun, meninggalkan seorang istri, Nunung Sobarningsih (60) dan tiga orang anak.
Aisyah Mayuliani, Elva Fitriani, dan Radian Furqon. Yang menurut informasi, saat ini kedua anaknya tengah dalam perjalanan ke rumah duka, sementara anak kedua almarhum, Elva Fitriani saat ini tengah masih di Belanda.
"Firasat tidak ada sama sekali, cuma yang jadi ganjalan anak yang di Belanda dan tidak bisa menyaksikan pemakaman ayahnya, tapi setelah dihubungi, Dia sudah ikhlas untuk dimakamkan secepatnya. Kalau yang dua sedang dalam perjalanan ke rumah duka dari Jakarta," ujarnya menambahkan. (Dd)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rektor-upi_20170422_125647.jpg)