Senin, 20 April 2026

Keren -- Lewat Cara Sederhana Ini Polsek Ibun Perbaiki Rumah Tidak Layak Huni Warga

Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit, pepatah itu mungkin bisa menggambarkan cara Kepolisian Sektor Ibun

istimewa
Kapolsek Ibun, Iptu Asep Dedi menyerahkan secara simbolis kepada Nana (58) warga Kampung Karya Laksana, Desa Karya Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, yang rumahnya rusak karena terbakar pada Senin (10/4/2017) 

‎IBUN, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit, pepatah itu mungkin bisa menggambarkan cara Kepolisian Sektor Ibun dalam menggairahkan kembali rasa gotong royong masyarakat di Kecamatan Ibun untuk lebih peduli dengan sesama.

Lewat cara yang sederhana, yakni mengedarkan kencleng dalam internal polsek usai apel Jumat. Siapa sangka melalu ikhtiar tersebut, jajaran Polsek Ibun bisa membangun tujuh rumah dan merenovasi 16 rumah tidak layak huni (rutilahu) yang berada di kawasan Ibun.

Niat membantu itu muncul setelah mendapatkan laporan terdapat rutiilahu dari Bhabiinkiamtibmas yang tersebar di desa-desa yang berada di Ibun.

Kapolsek Ibun, Iptu Asep Dedi mengatakan sedianya tak ada kewajiban bagi anggotanya untuk menyumbangkan sejumlah minimal untuk mengisi kotak amal tersebut. Pasalnya, Asep tak mau membebani 35 anggotanya.

"Kadang anggota punya rejeki atau enggak, ada yang masukin Rp. 2 ribu, ada yang 10 ribu, paling satu minggu kalau hanya memanfaatkan itu hanya terkumpul Rp. 300 ribuan," kata Asep kepada Tribun melalu ponselnya, Selasa (11/4/2017).

Tak jarang ada anggota polsek Ibun yang memberikan sumbangan hingga Rp. 300-500 ribu. "Karena dia ada usaha di luar menjadi polisi atau keluarganya," ujarnya.

Kendati demikian, Asep mengaku jika dana yang dikumpulkan melalu kencleng apel pagi itu tak mencukupi jika dibelikan langsung semua kebutuhan renovasi. "Kita bayar nyicil, ambil barang baru kita cicil, karena rutilahu tidak semua harus dibangun darii awal, hanya ada yang sekedar dindingnya saja, dari biliki diganti GRC, perlu semen dan lain-lain," ujarnya.
Sesuatu yang tak didugannya adalah antusias dari tetangga dari pihak yang dibantu. "Alhamdulillah ada juga masyarakat peduli, karena pastinya renovasi ini butuh dana besar, dan ada masyarakat juga yang menyumbang semen dan kayu beserta tenaga mereka," katanya.(dam)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved