Selasa, 26 Mei 2026

Terjepit 2 Jam, Sopir Truk yang Celaka di Jalan Raya Gekbrong Berhasil Dievakuasi

Evakuasi sendiri melibatkan warga, anggota PMI dan anggota polisi dari Satlantas Polres Cianjur. Sebuah mesin gerinda digunakan untuk terlebih dahulu

Tayang:
Penulis: Dian Nugraha Ramdani | Editor: Machmud Mubarok
TRIBUN JABAR / DIAN NUGRAHA RAMDANI
Warga mengevakuasi sopir yang terjepit di dalam angkot yang tertabrak truk muatan garam, di Jalan Raya Gekbrong, tepat di depan Masjid Besar Attaqwa Nurul Iman, Kampung Gekbrong Desa Gekbrong Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur, Selasa (4/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dian Nugraha

CIANJUR, TRIBUNJABAR.CO.ID - Setelah dua jam proses evakuasi, sopir truk bernomor polisi F 8453 SB yang terlibat dalam kecelakaan lalulintas, di Kampung Gekbrong Desa Gekbrong Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur, Selasa (4/4/2017) berhasil diangkat.

Sang sopir, terjepit di dalam kabin truk berwanra biru yang dikemudikannya setelah oleng dan mendarat dalam keadaan terbalik. Sebelum mendarat, truk juga menabrak sebuah angkot jurusan Gekbrong-Cianjur bernomor polisi F 1909 YM. Yang dikemudikan Sandri (35), warga Desa Bangbanyang, Kecamatan Gekbrong.

Pria berkaus merah ati dan bercelana jins itu terbaring ke sebelah kanan dengan badan dari pinggu ke kepala menekuk ke atas. Kaki kanannya terjepit oleh pedal gas, dashboard, dan setir.

Evakuasi sendiri melibatkan warga, anggota PMI dan anggota polisi dari Satlantas Polres Cianjur. Sebuah mesin gerinda digunakan untuk terlebih dahulu memotong tiang setir.

"Alhamdulillah bisa diselamatkan setelah dua jam proses evakuasi," ujar Kapolsek Warungkondang, Kompol Agus S. Bunyamin di lokasi kejadian.

Agus mengatakan kondisi truk sendiri sudah sangat tua dan dipakai untuk mengangkut garam dengan berat lebih dari 5 ton. "Garamnya akan diturunkan di pasar Gekbrong, tapi truk ini lepas kendali sehingga terus melewati pasar dan tabrakan," ujar Agus seraya menyebut dugaan sementara kecelakaan ini karena rem blong.

Kaki kanan sopir yang terjepit itu menurut Agus kondisinya patah. Saat evakuasi dilakukan, sopir terus berteriak dalam bahasa Sunda bahwa dia merasa begitu pegal. Kakinya mengucurkan banyak darah segar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi pukul 09.00 ini. (ram)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved