Ahmad Baasith Merasa Lebih Siap untuk Persib
Ahmad Baasith merasa lebih siap untuk mengarungi Liga 1 Indonesia musim 2017 bersama Persib.
Penulis: Tarsisius Sutomonaio | Editor: Ferri Amiril Mukminin
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Ahmad Baasith merasa lebih siap untuk mengarungi Liga 1 Indonesia musim 2017 bersama Persib.
Selama Piala Presiden 2017 dengan regulasi wajib memainkan tiga pemain U-23 dalam setiap laga, gelandang 19 tahun ini masih kalah pamor dengan Gian Zola, rekan setim yang sama-sama promosi dari skuat Persib U-21.
Dari tujuh laga Persib sepanjang turnamen pramusim, Baasith hanya sekali tampil untuk mengisi sektor tengah Maung Bandung. Itu terjadi saat Pangeran Biru kontra Persiba Balikpapan di fase grup. Enam laga lain milik Zola.
Bergabungnya Zola dan Febri Hariyadi ke timnas U-22, secara tak langsung menjadi berkah untuk Baasith. Pelatih timnas U-22, Luis Milla, mengagendakan pemusatan latihan jangka panjang bagi skuatnya sebagai persiapan menuju SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, 19-31 Agustus.
Ini membuat Zola dan Febri lama absen membela klub. Alhasil, dengan aturan yang sama di Piala Presiden, peluang Baasith masuk skuat inti Persib sangat terbuka. Setidaknya, itu sudah mulai terlihat dalam rangkaian uji coba Persib pasca Piala Presiden.
Pelatih Djadjang Nurdjaman memainkan eks pemain tim PON Jabar itu sejak menit awal dalam dua laga selama turnamen segitiga lawan Black Eagle dan Persibas Banyuwangi di Purwokerto, pekan lalu.
Pelatih tampaknya mempersiapkan rencana serupa untuk Baasith dalam uji coba lawan PSMS Medan, Minggu (26/3) nanti. "Saya senang. Sejak pertama target pertama ingin masuk tim utama dengan adanya regulasi ini (aturan soal pemain U-23)," ujarn Baasith di mes Persib, Jumat (24/3).
Ia mengaku kian menyatu dengan permainan dan strategi Persib, termasuk tekanan suporter dari tribun. "Saya sudah bisa beradaptasi dengan atmosfer pertandingan dan tekanan bobotoh," kata gelandang kelahiran 15 Juni 1996 itu.
Klaim sang pemain akan diuji saat Persib menghadapi PSMS Medan, laga tandang pertama Baasith di markas tim yang lebih baik daripada Persibas dan Black Eagle. Baasith bakal bentrok lawan gelandang berpengalaman seperti Legimin Raharjo yang sempat memimpin skuat PS TNI.
Itu ujian pertama. Tekanan lain datang dari pelatih yang masih berusaha mencari pemain U-23 yang berposisi sebagai gelandang tengah. Sinyal itu terlihat ketika dua pemain Persib U-21, Rizki Hidayat dan Gani Fadhur, ikut game internal Persib pada Kamis (23/3).
Pelatih, tentu saja, menuntut performa apik dari Baasith jika tidak ingin digeser pendatang baru. Ujian terberat mungkin saat kompetisi bergulir. Itu lantaran Pangeran Biru punya stok melimpah untuk gelandang tengah.
Bisa dipastikan satu tempat milik marquee player, Michael Essien. Gelandang seperti Hariono, Dedi Kusnandar, dan Kim Kurniawan merebut satu tempat tersisa. Yang pasti, dua dari pemain-pemain ini lebih dulu duduk di bangku cadangan jika pelatih memainkan tiga gelandang tengah.
Keberadaan para pemain berpengalaman yang menantikan menit bermain di bangku cadangan boleh jadi bisa tekanan tersendiri bagi Baasith bila dimainkan sejak menit awal. Namun, gelandang muda membaca situasi ini dari sisi positif.
"Tak ada tekanan. Keberadaan Dedi, Kim, dan Hariono justru memotivasi saya untuk bisa kerja keras lagi," katanya. (tom)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/diklat_20170102_200518.jpg)