Datsun Risers Expedition 2 Sambangi Pulau Liukang Loe
Rombongan Datsun Risers Expedition (DRE) 2 menyambangi Pulau Liukang Loe, Kabupaten Bulukumba
Penulis: Isa Rian Fadilah | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Isa Rian Fadilah
BULUKUMBA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Setelah sukses menyelesaikan ekspedisi ke Kabupaten Maros Sulawesi Selatan di hari pertama, Rombongan Datsun Risers Expedition (DRE) 2 menyambangi Pulau Liukang Loe, Kabupaten Bulukumba, sekitar 190 kilometer dari Kota Makassar di hari kedua ekspedisi, Selasa (21/3/2017).
Rombongan mulai bergerak dari Makassar, berlanjut ke Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba. Dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam, rombongan tiba di Bulukumba setelah menempuh perjalanan selama 5 jam.
Secara keseluruhan, rombongan mampu menyelesaikan perjalanan tanpa kendala berarti. Menggunakan Datsun Go dan Datsun Go Panca 1200 cc berkarakter Low Cost Green Car (LCGC), rombongan merasakan kenikmatan berkendara. Salah satu peserta DRE 2, Mainoel Yesra, mengaku tak merasakan goncangan yang berarti saat mobil melewati medan yang penuh dengan lubang.
"Saya penasaran dengan suspensinya. Ternyata, mobil ini tak mengalami goncangan kuat di jalan yang jelek. Kuncinya mobil ini nyaman buat keluarga," ujar karyawan swasta asal Jakarta ini.
Senada dengan Yesra, peserta DRE 2 lainnya Advina Ratnaningsih pun terkesan dengan suspensi Datsun. Akselerasi dirasakannya menjadi kelebihan lainnya yang dimiliki Datsun.
"Akselerasinya enak banget, suspensi enak juga, banyak lubang tapi enggak terlalu kerasa. Bawaannya juga enak," ujar wanita asal Jakarta ini.
Sepanjang perjalanan, rombongan disuguhkan dengah keindahan alam yang eksotis mulai persawahan, pegunungan, dan langsung disambung perairan.
Di sisi-sisi jalan masih banyak ditemui satwa-satwa ternak yang dibiarkan bermain.
Secara keseluruhan, 95 persen kondisi jalan mulus. Medan berlubang hanya ditemui sebagian kecil saja di Kabupaten Gowa.
Di Bantaeng, jarak laut dengan jalan raya begitu dekat, sekitar 100 meter.
Setelah sampai di Bulukumba, rombongan langsung memacu kendaraan lebih jauh ke Tanjung Bira. Di sana, rombongan menggunakan perahu menuju Pulau Liukang Loe untuk menyelam menikmati keindahan terumbu karang.
"Tidak terbayangkan sebelumnya bisa pergi ke sini. Tempatnya bagus sekali. Saya mau ke sini lagi nanti sama keluarga," ujar Yesra.
Ia mengaku begitu bersemangat ketika melihat keindahan pantai, lalu menggunakan perahu untuk mencapai lokasi snorkeling. Pemula tentu akan mengalami kesulitan mengatur napas saat berenang di lokasi snorkeling menikmati terumbu karang. Tak perlu khawatir, setiap pengunjung dilengkapi pelampung dan peralatan pendukung lainnya sehingga membantu pengunjung menikmati keindahan karang dan jernihnya air.
Persiapkan kamera anti air untuk mengabadikan setiap momen di sana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/dre-2-menyambangi-pulau-liukang-loe-_-1_20170321_221945.jpg)