Napi Korupsi Plesiran, Kalapas Sukamiskin Siap Dicopot

Beredar kabar rencana "bedol desa" di jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I A Sukamiskin.

Penulis: cis | Editor: Ferri Amiril Mukminin
thinkstock
Ilustrasi Narapidana 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Beredar kabar rencana "bedol desa" di jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I A Sukamiskin. Hal itu menyusul narapidana kasus korupsi di lapas tersebut dengan mudah plesiran dengan dalih berobat ke rumah sakit.

Soal rencana mutasi pegawai dibenarkan Kepala Lapas Kelas I Sukamiskin, Dedi Handoko. Mutasi itu direncanakan langsung Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.

"Memang Pak Menteri perintah seperti itu, ya kita tunggu saja. Perintah itu waktu rapat," kata Dedi kepda wartawan di Lapas Kelas I Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Rabu (8/2/2017).

Ditanya akan ada mutasi besar-besaran, Dedi belum mendengarnya. Namun jika memang harus, maka semua pegawai harus siap untuk dimutasi. "Ya pandangan beliau harus seperti itu, kami anak buah siap juga," kata dia.

Tak hanya pegawai, Dedi pun mengaku siap dicopot dari jabatannya. Sebagai abdi negara, ia tak akan menolak hal tersebut jika memang pimpinan melakukannya.

"Kami juga ada kelemahan di samping terus melakukan pembenahan. Karena lapas ini pembenahan serius," kata Dedi. (cis)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved