Sidang Pembakaran Kejati Jabar
Jaksa Taufik Tak Menyangka Bakal Dilempar Sepatu oleh Terdakwa
Taufik mengaku kaget atas insiden tak terduga itu. Disinggung apakah akan memperkarakan Deddy terkait kasus pelemparan . . .
Penulis: Ichsan | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ichsan
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Bandung, Taufik Hidayat SH mengaku tak menyangka bakal dilempar sepatu boot kulit (bukan pentopel) oleh Deddy Sugarda, terdakwa kasus pembakaran gedung Kejati Jabar.
"Saya kira dia (Deddy) mau konsultasi dengan penasehat hukumnya. Saya enggak menyangka dia langsung melempar sepatu," kata Taufik, seusai sidang di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (24/1/2017).
Taufik mengaku kaget atas insiden tak terduga itu. Disinggung apakah akan memperkarakan Deddy terkait kasus pelemparan sepatu tersebut, menurut Taufik, ia akan berkonsultasi terlebih dulu dengan pimpinannya.
Aksi pelemparan sepatu ini dilakukan Deddy, beberapa saat setelah ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung, Lian Sibarani, rampung membacakan vonis 5 tahun penjara untuk Deddy.
Saat itu Deddy yang tengah duduk di kursi terdakwa diminta berkonsultasi dengan penasehat hukumnya. Namun Deddy malah melepas sepatu boot-nya, lalu berdiri dan langsung melempar sepatunya ke arah wajah Taufik.
Beruntung, Taufik secara reflek mampu menghindarinya sehingga lemparan sepatu boot itu pun luput mengenai wajah Taufik. (san)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/taufik-hidayat-sh-jaksa-penuntut-umum-kasus-deddy-sugarda_20170124_124139.jpg)