Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Polres Garut Perketat Pengamanan Tempat Ibadah dan Wisata
Polres Garut juga mengantisipasi aksi terorisme yang bisa terjadi pasca penangkapan terduga teroris di Tasikmalaya.
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijakasana
GARUT, TRIBUNJABAR.CO.ID - Menjelang Natal dan tahun baru, Polres Garut memperketat pengamanan di sejumlah tempat peribadatan dan kawasan wisata. Polres Garut juga mengantisipasi aksi terorisme yang bisa terjadi pasca penangkapan terduga teroris di Tasikmalaya.
Kapolres Garut, AKBP Novri Turangga, menuturkan adanya penangkapan terduga teroris di Tasikmalaya harus membuat pengamanan diperketat. Terutama pengamanan di gereja-gereja.
"Prinsipnya pengamanan ditingkatkan. Baik di gereja dan tempat wisata," ujar Novri usai apel gelar pasukan lilin lodaya di Alun-alun Garut, Kamis (22/12/2016).
Untuk pengamanan natal dan tahun baru, tutur Novri, pihaknya menurunkan sebanyak 800 personil. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan semua organisasi masyarakat (Ormas) di Garut untuk tidak melakukan sweeping.
"Kami sudah koordinasi untuk mencegah aksi sweeping saat perayaan natal. Kami juga sudah menempatkan personil di setiap gereja," katanya. (wij)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/apel-pengamanan-natal-dan-tahun-baru-garut_20161222_112204.jpg)