Jumat, 17 April 2026

Travel

Misteri Perempuan Berkebaya Putih dan Suara Gong di Air Terjun Kampung Tabrik Cianjur

Kalau menjelang waktu salat jumat masih berada di lokasi curug, perempuan itu suka muncul dan tiba-tiba terdengar suara, gera balik

Penulis: Dian Nugraha Ramdani | Editor: Ferri Amiril Mukminin
tribunjabar/dian nugraha ramdani
Curug Goong di Kampung Tabrik, Gunung Gede Pangrango, Cianjur 

TRIBUNJABAR.CO.ID -- TAMAN Nasional Gunung Gede Pangrango menjadi salah satu gunung dengan pemandangan alam paling lengkap, mulai dari air terjun, air panas, kawah dan hutan dengan vegetasi pohon-pohon endemik berjenis puspa dan rasamala.

Bukan hanya pemandangan di jalur pendakian, kawasan Gunung tertinggi kedua di Jawa Barat (2,958 meter) ini pun menyimpan banyak pemandangan yang masih tersembunyi. Salah satunya, curug (air terjun) Goong di Kampung Tabrik, Desa Gekbrong Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur.

Curug dengan ketinggian 60 meter itu bisa dijangkau dalam waktu 1 jam dari Kantor Desa Gekbrong. Dari pangkalan ojeg Loji (Gekbrong) ke Kampung Tabrik, waktu tempuhnya sekitar 20 menit dengan jarak sekitar 3 kilometer.

Jika menumpang ojeg, ongkosnya Rp 10 ribu. Namun, jika membawa sepeda motor sendiri, perlu ekstra hati-hati sebab kondisi jalan rusak berat di beberapa bagiannya. Jalan yang sudah dibetonisasi bersambut dengan jalan yang aspalnya terkelupas.

Ke Tabrik, tentu lebih nyaman menggunakan sepeda motor trail atau menumpang mobil dobel gardan. Namun, kendaraan apapun hanya bisa sampai ke halaman rumah Uden Suhendar (36) di Kampung Tabrik RT01/01 Desa/Kecamatan Gekbrong.
Uden adalah salah satu mitra TNGGP sebagai kader konservasi (MKK) dan juga anggota masyarakat mitra Polhut (MMP).

Dari rumah Uden, mencapai curug Goong harus menempuh jalan setapak selama 40 menit. Jalan mula-mula akan memasuki perkebunan, rumpun-rumpun bambu, dan tumbuhan khas hutan.

Persiapan fisik yang prima diperlukan, sebab setelah 10 menit menempuh jalan yang landai menanjak, jalanan berubah menurun dan curam. Akar-akar pohon pakis kadang-kadang menjadi tempat kaki berpijak agar tidak tergelincir saat menapaki tanah yang basah.

Curug tidak terlihat dari lokasi yang tinggi karena letaknya di lembah dan terhalam pepohonan yang rapat. Namun, setelah selesai jalan menurun, pemandangan alam yang megah langsung terasa. Air meluncur dari atas dinding batu yang berlumut.

Saking derasnya, air mengembun hingga ke jarak 20 meter dari kolam di bawah curug. Embun yang disorot cahaya matahari itu pun menampakkan katumbiri atau pelangi.

"Curug ini berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Masih atah (mentah/ belum banyak disentuh manusia) dan belum dibuka sebagai tempat wisata," ujar Uden saat mengantar Tribun ke Curug tersebut, Jumat (4/11).

Menurut Uden, jalan curam menuju ke curug baru dibuka pada tahun 2015, meski seingat Uden, curug Goong sudah ditemukan warga Tabrik sejak tahun 1997.

"Jalan dibuka setelah ada pemantauan potensi wisata oleh Pengelola TNGGP. Tapi meski belum dibuka sebagai tempat wisata, wisatawan dari luar Cianjur sudah banyak yang datang. Dalam seminggu, lebih dari 70 orang yang berwisata ke curug," ujar Uden.

Untuk tetap menjaga kebersihan, dua buah karung sampah disiapkan di sekitar curug. Karung itu tentu inisiatif Uden untuk menjaga kelesatarian alam. "Kepada siapapun wisatawan yang saya temui, saya sering mengingatkan untuk tidak menebas pohon seenaknya dan tidak membuang sampah sembarangan," ujarnya.

Uden berharap pembukaan curug Goong yang airnya mengalir ke sungai Cisalada dan dimanfaatkan perusahaan air minum di Gekbrong sebagai tempat wisata akan berdampak baik bagi masyarakat dan kelestarian hutan.

Angga Ryadi (23) warga Kampung Sadeng RT02/04 Desa Sadeng Kecamatn Leuwi Sadeng Kabupaten Bogor menggunakan vario untuk menuju ke Tabrik dan berjalan kaki ke curug. "Saya kerja di Cianjur, ada waktu senggang untuk bermain ke curug ini sama teman. Curugnya enak dan bersih dari sampah," ujarnya di Curug Goong.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved