Jumat, 24 April 2026

Di Pesisir Pangandaran Ternyata Jaipong Diiringi Alat Musik Biola

Selama ini dalam tari jaipong, liak-liuk penari yang turun ibing diiringi oleh hentakan kendang, bonang, gendang, dan gamelan

Penulis: Andri M Dani | Editor: Ferri Amiril Mukminin
tribunjabar/andri m dhani
Seni jaipong dari pesisir Pangandaran 

CIAMIS, TRIBUNJABAR.CO.ID - Selama ini dalam tari jaipong, liak-liuk penari yang turun ibing diiringi oleh hentakan kendang, bonang, gendang, dan gamelan. Namun lain lagi dengan seni Pilapong yang kini berkembang di tatar sisi laut Pangandaran. Para penari jaipong yang turun ngibing tidak diiringi hentakan gendang.

“Melainkan diringi music kecapi dan biola. Seni gabungan dari kecapi dan biola untuk mengiringi jaipong tersebut di Pangandaran disebutnya pilapong,” ujar Kasi Atraksi dan Promosi Wisata Dinas Pariwisata Pangandaran, Aceng Hasyim SPd, MPd kepada Tribun Minggu (30/10/2016).

Boleh jadi menurut Aceng, pilapong merupakan cita rasa baru dari seni tradisi jaipong. “Pakem tarinya tetap jaipong. Tapi musik pengiringnya adalah kecapi dan biola. Bukan gamelan,” katanya.

Meski beda dengan alat musickpengiring, namun pilapong menurut Aceng sudah berkembang pesat di tatar pesisir Pangandaran dan diterima masyarakat. “Beberapa kali muncul dari berbagai kegiatan. Seperti festival seni budaya Jabar,” ujar Aceng Hasyim.(sta)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved