Antisipasi Bencana
Antisipasi Resiko Bencana, Seribu Relawan Cimahi Turun ke Sungai
Para relawan juga melakukan pelebaran saluran sungai yang menyempit. Kegiatan dibagi menjadi enam zona . . .
Laporan Mumu Mujahidin
CIMAHI, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sekitar seribu relawan melakukan gerakan pengurangan resiko bencana dengan membersihkan aliran sungai di RW 2 Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan sebagai titik rawan bencana banjir di Kota Cimahi.
Kepala Palaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi Dani Bastian mengatakan gerakan tersebut diikuti oleh sekitar 1.000 relawan yang terdiri dari masyarakat setempat, TNI, Polri dan serta seluruh stakeholder yang ada di pemerintah Kota Cimahi.
Menurutnya Kelurahan Melong menjadi salah satu titik daerah rawan bencana banjir di Kota Cimahi. Hampir setiap saat di kawasan Melong ini terjadi banjir.
"Wilayah selatan ini (Melong) merupakan daerah landai, daerah cekungan maka sering banjir. Sekalipun tidak hujan di daerah Cimahi tapi jika di kawasan utara hujan di Melong ini terutama RW 2 tetap banjir dadakan," tuturnya seusai kegiatan berlangsung.
Pantauan Tribun, sejumlah relawan tampak membersihkan sungai dari sampah-sampah rumah tangga dan industri di RW 2 di Kelurahan Melong. Selain itu para relawan juga melakukan pelebaran saluran sungai yang menyempit. Kegiatan dibagi menjadi enam zona atau enam titik wilayah di RW 2.
Selain Cimahi Selatan, kata Deni wilayah Cimahi utara yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bandung Barat juga harus diwaspadai.
"Jika kawasan utara rawan dengan longsor, terjadi pergerakan tanah tapi tidak signifikan. Kawasan utara ini berbatsan langsung dengan patahan lembang (sesar lembang) gunung Burangrang (Tangkuban Perahu)," tuturnya. (aa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/bersihkan-aliran-sungai-di-melong-cimahi_20161009_121819.jpg)