Preman Ancam Jurnalis

Kebebasan Pers Belum Didukung Semua Kalangan

Pihak-pihak yang merasa dirugikan tentunya yang akan bertindak tak sesuai dengan aturan yang berlaku

Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Kisdiantoro
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
ILUSTRASI 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kasus intimidasi terhadap wartawan Tribun Jabar, M. Zezen Zainal memberikan gambaran jika kebebasan pers di negara ini belum mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Hal itu disampaikan pengamat media yang juga Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati, Bandung, Encep Doep Wahab.

"Pihak-pihak yang merasa dirugikan tentunya yang akan bertindak tak sesuai dengan aturan yang berlaku," ujar Doel melalui pesan whatsapp kepada Tribun, Selasa (20/9).

Selain itu, Doel menilai masyarakat masih belum melek dengan berbagai aturan di media. Seperti hak jawab dan keredaksian.

"Kalau merasa dirugikan oleh media pakai berbagai fasilitas yang sudah disiapkan media. Pemberitaanya bisa seimbang. Jangan langsung naik pitam dan main otot," kata alumni Jurnalistik UIN itu.

Dalam memberitakan sebuah kasus, lanjut Doel, tentu tidak sembarangan. Selain memiliki fakta dan data berbagai aturan sudah dilalui. Termasuk kode etik jurnalistik.

"Ke depan agar kebebasan pers bisa bertahan, salah satu upanya ialah diseminasi dan edukasi publik tentang berbagai aturan main di media," ucapnya. (wij)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved