Mural di Dinding Jalan Siliwangi
Mewarnai Kota Bandung dengan Mural Tidak Hanya Komitmen Komunitas dan Seniman
SUDAH yang ketiga kalinya dinding di Jalan Siliwangi digambar mural, yakni pada 2004, 2007, dan 2014.
Penulis: cis | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sudah yang ketiga kalinya dinding di Jalan Siliwangi digambar mural, yakni pada 2004, 2007, dan 2014.
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, menantang pegiat seni yang menggambar mural untuk mencari lokasi lain. Ia menyebut ada 10 sampai 12 titik di Kota Bandung bisa digambar mural.
"Ini gerbang dan awal karena masih banyak ruang dan tolong dimuralin. Mural itu tidak hanya gambar, tapi mural ada dua tipe bisa gambar dan kata-kata," kata pria yang akrab disapa Emil ketika membuka kegiatan mural di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bandung, Kota Bandung, Selasa (13/9/2016).
Kolong Viaduct atau Jembatan Pasoepati misalnya, kata Emil, daerah yang belum tersentuh gambar mural.
Ia menginginkan lokasi tersebut juga menjadi sasaran gambar mural. Asalkan, kata dia, pihak yang ingin menggambar mural meminta izin ke pemerintah agar bisa menyamakan tema dan bentuknya.
"Sehingga nanti ke depan kemana pun melihat ada gambar dan puisi yang menjadi cara orang bandung menjaga keseimbangn dalam hidup serta tinggal di Kota Bandung," kata Emil.
Emil pun meminta semua pihak yang terkait dengan kegiatan mural hari ini untuk terus berkomitmen untuk mewarnai Kota Bandung. Tak hanya komunitas dan seniman, Emil meminta masyarakat awam juga turut berpartisipasi.
"Jadi yang mewarnai bukan hanya sneiman tapi masyarakat awam juga bisa. Tentunya hal ini didukung banyak sponsor termasuk perusahaan cat yang komit untuk mewarnai Bbandung dan proyek selanjutnya," kata Emil. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/wali-kota-bandung-ridwan-kamil-membuka-kegiatan-mural_20160913_114138.jpg)