Minggu, 12 April 2026

Guru Tewas Ditikam

Ini Pengakuan RS, Pelaku Penusukan Terhadap Tatang Guru Olah Raga

Ia mengaku, pertengkaran mulut terjadi saat ia dan Tatang bersenggolan sepeda motor di . . .

Penulis: dra | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/DONY INDRA RAMADHAN
RS dan HW tertunduk di Markas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Selasa (23/8/2016). Keduanya diciduk sesaat setelah melakukan penganiayaan terhadap Tatang Wiganda guru di SMP Yayasan Atikan Sunda (YAS) di kawasan Terminal Cicaheum, Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dony Indra Ramadhan

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Seorang pelaku penusukan terhadap Tatang Wiganda (35) guru olahraga di SMP Yayasan Atikan Sunda (YAS), RS menuturkan, saat kejadian, ia dan tiga orang rekannya terlibat percekcokan.

Ia mengaku, pertengkaran mulut terjadi saat ia dan Tatang bersenggolan sepeda motor di kawasan Terminal Cicaheum.

"Lalu dia (Tatang. Red) marah-marah dan teriak-teriak sama saya. Padahal saya sudah meminta maaf," ujar RS dengan wajah tertutup kain di Mapolrestabes Bandung, Selasa (23/8/2016).

Tak terima atas perlakuan Tatang, ia dan rekan-rekannya pun naik pitam dan menganiaya Tatang. Ia pun langsung menusukan pisau yang sudah ia bawa.

"Enggak ada niatan, kalau pisau memang selalu saya bawa buat jaga diri saja," kata pria yang mengaku berprofesi sebagai sopir angkutan kota (angkot) itu.

RS mengaku, peristiwa itu spontan terjadi. Ia pun mengaku sebelumnya tidak mengenal korban.

"Saya enggak kenal sama dia. Waktu kejadian kondisi saya lagi mabuk," katanya. (dra)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved