Rabu, 22 April 2026

Sidak Pasar Tradisional

Kesadaran Pedagang di Sejumlah Pasar untuk Tera Ulang Timbangan Masih Minim

Menurut Syam, kurangnya sosialisasi terkait tera ulang menjadi salah satu faktor utama minimnya kesadaran pedagang

Penulis: Ragil Wisnu Saputra | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/WISNU SAPUTRA
Kadisperindag Jabar, Hening Widiatmoko tengah mengecek harga daging sapi milik salah satu pedagang di Pasar Tradisional Rancaekek Trade Center (RTC), Kabupaten Bandung, Kamis (16/6/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Wisnu Saputra

RANCAEKEK, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kepala Balai Kemetrologian Bandung, S.H Syam mengatakan, kesadaran para pedagang di sejumlah pasar di Bandung Raya untuk menera ulang alat ukur atau timbangan sangat meprihatinkan.

"Dari 200 pedagang yang memakai timbangan, kurang dari 10 persennya yang telah melakukan tera ulang alat ukur," ujar Syam saat ditanyai Tribun di sela-sela Sidak oleh Tim Terpadu Disperindag Jabar di Pasar Tradisional Rancaekek Trade Center, Kamis (16/6).

Menurut Syam, kurangnya sosialisasi terkait tera ulang menjadi salah satu faktor utama minimnya kesadaran pedagang untuk menera ulang timbangannya. Padahal, jangka waktu tera ulang hanya dilakukan satu kali dalam setahun.

Menurutnya, jika ada pergeseran alat ujur berat yang tidak melakukan tera ulang juga berdampak kepada kerugian pembeli atau bahkan pedagangnya itu sendiri.

"Ini biaa berdampak kerugian kepada keduanya. Kalau misal tinbangan tidak sesuai dan berlebih, maka merugikan oembeli. Sebaliknya kalau berkurang merugikan pedagang," ujar S.H Syam. (raw)

.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved