Sabtu, 2 Mei 2026

Keberadaan Industri Aci Kawung di Cikancung Mulai Hilang

Menghilangnga jumlah industri Aci Kawung tersebut disebabkan langkanya pohon aren

Tayang:
Penulis: Ragil Wisnu Saputra | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/ZELPHI
ILUSTRASI: Sejumlah pekerja menjemur bubuk aci kawung di tepi Jalan Raya Bandung Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (24/3/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Wisnu Saputra

CIKANCUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Keberadaan industri tradisional Aci Kawung (Tepung Aren), Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung sudah mulai hilang. Menghilangnga jumlah industri Aci Kawung tersebut disebabkan langkanya pohon aren di wilayah Kabupaten Bandung.

"Dulu, memang Kecamatan Cikancung untuk produksi aci kawung banyak. Tapi lama-lama mulai berkurnag dan hanya ada beberapa saja," ujar Yayan (56) tokoh masyarakat Cikancung kepada Tribun, Selasa (3/5).

Menurut Yayan, selain langkanya pohon aren, pembuatan produksi aci kawung juga masih menggunakan alat sederhana yang menbutuhkan banyak biaya produksi.

Yayan mengatakan, akibat membengkaknya biaya produksi tersebut, para pemilik industri Aci Kawung lambat laun berpindah lapangan pekerjaan. Kebanyakan, pelaku industri beralih pekerjaan menjadi buruh tani.

"Ya karena mahal itu biaya produksinya. Bukannya untung tapi malah buntung. Misal, untuk biaya produksi Rp 500.000, untuk penjualannya paling Rp. 400 ribuan. Jadi rugi," ujarnya. (raw)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved