Serba Serbi Tribun
Waduh, buat Menarik Wisatawan Gajah pun Dibikin Mirip Panda
TIGA gajah tersebut dicat oleh pengelola menggunakan cat acryllic.
AYUTTHAYA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Beberapa waktu lalu, sebuah tempat perlindungan gajah di Thailand memiliki cara unik untuk melakukan promosi demi menarik minat wisatawan untuk mengunjungi pameran seni.
Pengelola melukis tubuh tiga gajah menggunakan cat hingga menyerupai panda.
Lembaga Elephantstay di Royal Elephant Kraai di daerah Ayutthaya, Thailand Selatan merupakan tempat taman perlindungan bagi gajah-gajah Thailand.
Tempat ini sekaligus juga sebagai tempat penyelenggaraan pameran internasional bertajuk '1600 Panda'.

Tiga gajah ini dicat acryllic warna hitam untuk bagian belalai, mata, telinga dan kaki gajah. Sedangkan cat berwarna putih digunakan untuk mengecat sisa bagian tubuh gajah lainnya. (Daily Mail)
Tiga gajah tersebut dicat oleh pengelola menggunakan cat acryllic berwarna hitam untuk bagian belalai, mata, telinga dan kaki gajah.
Sedangkan cat berwarna putih digunakan untuk mengecat sisa bagian tubuh gajah lainnya.
Seperti dilansir melalui situs DailyMail, pihak pengelola mengatakan jika mereka menggunakan cat yang tak berbahaya dan aman untuk diaplikasikan ke tubuh gajah.
Selain itu juga cat tersebut akan langsung dihapus usai perhelatan pembukaan pameran.
Pameran seni '1600 Panda' merupakan karya seniman asal Prancis yaitu Paulo Grangeon.
Pameran ini sendiri telah dilangsungkan di berbagai negara seperti menjelajahi Paris, Hong Kong, dan seluruh daratan Tiongkok sejak tahun 2008 silam.
Terdapat ribuan fitur panda yang terbuat dari bubur kertas guna menyampaikan pesan untuk meningkatkan kesadaran jumlah Panda yang semakin punah di alam liar.
Ewa Narkiewicz yang bekerja untuk Elephantstay kepada MailOnline mengatakan pameran panda tersebut hanya untuk satu hari. Dan gajah-gajah kami hanya berada di sama beberapa jam saja.
"Cat akrilik yang digunakan tidak beracun. Kulit gajah berbeda dengan manusia.Kelenjar keringat gajah berada di antara jemari mereka sehingga mengecat seperti ini bagaimanapun tidak akan menyakitinya," katanya.
Ia juga menambahkan, cat-cat ini segera dibersihkan dan tidak ada kerusakan apapun.

Wisatawan yang datang terlihat memeluk bersama makhluk berbadan besar ini.
Elephantstay adalah sebuah program konservasi nonprofit yang misinya adalah memberikan masa tua yang menyenangkan dan lama untuk gajah-gajah berusia lanjut.
Selain itu juga melakukan konservasi, membantu dan melindungi gajah-gajah di Thailand.
Resort Royal Royal Elephant Kraai mengklaim sebagai salah satu program pengembangbiakkan gajah yang sukses di dunia.
Tercatat ada sekitar 66 ekor gajah yang lahir sejak tahun 2000.
Berbagai tanggapan juga berdatangan dari kalangan masyarakat. Kebanyakan dari komentar yang berdatangan menuai perdebatan dari kalangan netizen seputar pengecatan pada tubuh gajah.
Ada netizen yang marah bahkan hingga menangis ketika melihat penampilan gajah ini.
Mereka menyatakan jika hal ini tidak patut diaplikasikan ke tubuh gajah, karena gajah memiliki keunikannya tersendiri. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/perdebatan-muncul-ketika-gajah-gajah-dicat_20160421_214504.jpg)