Operasi Tangkap Tangan KPK
BREAKING NEWS: Mantan Bupati Eep Hidayat Masih Kesal Tapi Ia Prihatin Ojang Ditangkap KPK
Saya prihatin terjadi seperti ini....
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Kisdiantoro
SUBANG,TRIBUNJABAR.CO.ID - Mantan Bupati Subang Eep Hidayat menilai kabar penangkapan Bupati Subang Ojang Sohandi merupakan jawaban atas semua kritikan dari berbagai pihak selama ini di kota Nanas tersebut.
"Ini akumulasi dan jawaban dari kritikan-kritikan pada Pemkab Subang selama ini. Dan ini pelajaran bagi semua orang di Subang," kata Eep melalui ponselnya, Senin (11/4) malam.
Seperti diketahui, Ojang sebelumnya merupakan seorang ajudan Eep Hidayat yang diangkat jadi wakil bupati saat menjabat periode 2008-2013. Namun, Eep yang berasal dari PDIP tersandung kasus pidana korupsi upah pungut. Kasus itu membuatnya keluar dari PDIP.
Otomatis, Ojang yang menjabat wakil bupati naik jadi bupati. Pada Pilkada 2013, Ojang mencalonkan diri dari PDI Perjuangan bersama Imas Aryumningsih dari Partai Golkar.
Eep sendiri mengaku tidak mempermasalahkan lagi terkait hal itu. Meski begitu, ia mengaku masih kesal dengan Ojang. "Kalau soal politik saya demokratis. Silahkan saja. Tapi memang banyak program-program pro rakyat dari saya yang berkelanjutan tapi banyak di cut dan dihilangkan," ujar Eep.
Meski begitu, Eep mengaku prihatin dengan kabar penangkapan Ojang. Apalagi, Ojang harus diamankan KPK yang selama ini dinilainya kredibel dalam menegakkan proses hukum.
"Tapi saya prihatin terjadi seperti ini. Bupati Subang digeledah oleh KPK, lembaga hukum yang kredibel. Ini semua seperti yang saya bilang akumulasi dari kelemahan dan kesalahan Pemkab Subang dalam menata pemerintahan," ujar dia.
Di tengah situasi kegalauan di Subang kata Eep, ia berharap Pemkab Subang bisa menjalankan pemerintahan dengan serius. Ia juga berharap KPK menuntaskan kasus ini hingga perkara terang benderang.
"Ini harus jadi pembelajaran besar bagi para PNS di Pemkab Subang dalam menata manajemen pemerintahan," ujar Eep.
Seperti diketahui, Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada seorang jaksa di Kejati Jabar pada Jumat (11/4), berakhir dengan diamankannya Ojang pada pukul 14.00. Informasi yang dihimpun, Ojang diamankan dua orang petugas KPK di Jalan Mayjen Sutoyo pada pukul 14.00 bersama ajudannya berinisial W.
Selain itu, KPK juga dikabarkan mengamankan satu unit ponsel milik Ojang dan dua ponsel milik ajudannya. Kendaraan dinas Ojang juga dibawa.(men).