Aksi Bunuh Diri
Dedi Nekat Menceburkan Diri ke Dalam Sumur, Warga Panggil Damkar untuk Evakuasi
Saat warga berkerumun di lokasi sumur, tubuh Dedi sudah tenggelam. Sebab, permukaan air sumur pagi tadi mencapai ketinggian delapan meter.
Penulis: dra | Editor: Kisdiantoro
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pria paruh baya, Dedi Rahman (60) nekat mengakhiri hidupnya dengan menceburkan diri ke dalam sumur di belakang kediamannya di Jalan Sindanglaya, Kelurahan Pasirimpun, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Kamis (31/3/2016).
Keponakan korban, Slamet Kusnan (43) menuturkan, pamannya itu menceburkan diri sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, istrinya yang sedang berada di rumah bersama kedua anaknya mendengar ada suara jatuh yang berasal dari belakang rumahnya.
"Pas dilihat, paman saya yang jatuh. Istri saya panik, lalu menghubungi saya dan tetangga-tetangga," ujar Slamet kepada Tribun di lokasi.
Namun, ujarnya, saat warga berkerumun di lokasi sumur, tubuh Dedi sudah tenggelam. Sebab, permukaan air sumur pagi tadi mencapai ketinggian delapan meter.
"Lalu kami menghubungi Damkar (Pemadam Kebakaran. Red) untuk membantu evakuasi. Awalnya air disedot terlebih dahulu, lalu diangkat. Tapi setelah diangkat, sudah tidak bernyawa," katanya.
Menurut pantauan Tribun di lapangan, sumur tersebut berada di belakang rumah. Sumur tak dilengkapi tali timba. Hanya pipa yang digunakan untuk menyedot air dari sumur ke bak kamar mandi rumah tersebut.
Saat ini, sejumlah warga masih berdatangan ke kediaman korban. Korban sendiri saat ini masih belum dimakamkan. (dra/cis)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sumur-untuk-bunuh-diri_20160331_105934.jpg)