Jumat, 24 April 2026

Kecewa dengan Wali Kota Atty Suharti, PPP Memilih Berkoalisi dengan PDIP

Banyak PR (pekerjaan rumah) pada masa pemerintahan Atty Suharti, seperti penanganan banjir Melong, tidak singkronnya keinginan pemerintah dan rakyat

Editor: Machmud Mubarok

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurrahman

CIMAHI, TRIBUNJABAR.CO.ID - Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Cimahi, Jalaludin Sayuti, mengaku kecewa dengan kepemimpinan Wali Kota Cimahi, Atty Suharty, dan tidak akan lagi mengusung Atty, untuk maju dalam pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2017.

PPP kini memilih berkoalisi dengan PDIP di Pemilu 2017, yang sudah memiliki 11 nama bakal calon (balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Menurut Jalaludin, dukungan untuk bergabung dengan PDIP pada Pilkada 2017 datang dari para kader PPP yang merasa pemerintahan Atty Suharty, tidak sejalan dengan apa yang diharapkan masyarakat.

"Banyak PR (pekerjaan rumah) pada masa pemerintahan Atty Suharti, seperti penanganan banjir Melong, tidak singkronnya keinginan pemerintah dan rakyat," ujar Jalaludin saat ditemui seusai deklarasi kerjasama politik bersama PDIP di Kantor DPC PDIP Kota Cimahi, Jalan Pesantren, Kota Cimahi, Senin (21/3).

Selain itu, alasan lain yang membuat PPP memantapkan diri bergabung dengan PDIP, ujar Jalaludin, karena keduanya memiliki kesamaan visi dan misi untuk perubahan dan kesejahteraan yang belum dirasakan sepenuhnya oleh rakyat Cimahi.

"Bahkan, pelayanan Kota Cimahi kini berada di peringkat ke tiga terbawah di Jawa Barat, " katanya.

Ketua DPC PDIP Kota Cimahi, Denta Irawan, mengaku tidak menyangka PPP mau bergabung dan kerjasama dalam Pilkada 2017.

"Ini merupakan suatu kemajuan politik, terbukti dengan terjalinnya komunikasi yang baik dengan semua partai," ujar Denta.

Sementara itu, PPP merupakan partai kedua yang menjalin kerjasama politik dengan PDIP, sebelumnya partai Hanura sudah lebih dulu berkoalisi PDIP. (bb)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved